Menu

Mode Gelap
Real Madrid Menang Tipis Hadapi Liverpool, Pertandingan Berlangsung Sangat Sengit Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

NUSANTARA · 5 Mar 2020 07:07 WIB ·

Polda Jateng Amankan 3 Orang Diduga Timbun Masker


 Polda Jateng Amankan 3 Orang Diduga Timbun Masker Perbesar

Adilmakmur.co.id, Semarang – Tim Subdit Jatanras Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan 3 pelaku yang diduga sebagai penimbun masker dan hand sanitizer/anti Septik di Kota Semarang. Tiga pelaku tersebut berinisial A (45) tahun, N (24) tahun dan AU (45) tahun.

“Dari terduga pelaku, sementara polda Jawa Tengah menyita 4000 lembar masker dan 208 botol Anti septik dan saat ini masih dalam pengembangan oleh penyidik,“ ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Iskandar F Sutisna saat Gelar di lobi Ditreskrimum Polda Jawa Tengah, Rabu (4/3/2020).

Baca Juga:  Keselamatan Jemaah Lebih Penting, Haji Diselenggarakan Terbatas

Menurut Kabidhumas Polda Jateng, barang bukti tersebut sebenarnya banyak yang di sita dari para pelaku ada sekitar 40 kardus besar, satu kardusnya berisi 40 kotak. Sementara ini barang bukti yang masih tersisa yang di amankan ada 10 dus kurang lebih 4000 lembar masker.

“Menurut keterangan para pelaku yang sudah kami konfirmasi terkait penjualanya, mereka membeli dari orang kemudian memperdagangkan melalui online dan harga yang sudah di perjual belikan berkisar Rp. 270 ribu sampai Rp. 275 Ribu per kotaknya. Kalau harga pasaran kan kurang lebih 30 sampai 40 ribu harga normal per kontaknya, ” jelas Kabid Humas.

Baca Juga:  Ada Syaratnya, Obat Hydroxychloroquine untuk Pasien Covid-19

Untuk itu, Polda Jawa Tengah melakukan upaya tindakan tegas mengamankan 3 terduga pelaku yang saat ini masih diperiksa dan jika terbukti akan dikenakan dua pasal, Undang-Undang perdagangan dan Undang-Undang perlindungan Konsumen ancamanya 5 tahun penjara.

Baca Juga:  Polda Tunggu Pergub DKI Jakarta soal Pemberlakuan SIKM PSBB

Direkturat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Kombes Pol Budhi Haryanto menambahkan, dalam pemasarannya yang dilakukan para pelaku itu melalui online yaitu memuat produknya di laman Facebook. Dalam Facebook itu juga dicantumkan nomor telepon. Dari situ masyarakat yang merasa panik akhirnya mencari barang yang memang langka di pasaran. (ini)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Anggota DPR Andre Rosiade Salurkan Ribuan Paket Sembako Via Partai Gerindra Padang

30 April 2022 - 14:09 WIB

Manjakan Pemudik dengan Berbagai Fasilitas, Gerindra Kota Semarang Buka Posko Mudik

30 April 2022 - 14:05 WIB

1 DPO Teroris Mujahidin Indonesia Timur Ditembak Mati, karena Melawan Satgas Madago

28 April 2022 - 09:40 WIB

16 Desa Terendam Banjir dengan Ketinggian Hingga 150 Cm di Kabupaten Pandeglang

2 Maret 2022 - 04:12 WIB

Resmikan Rusun Ponpes Al Quran Azzayadi, Puan Harapkan Masa Depan yang Baik bagi Anak Bangsa

20 Januari 2022 - 07:16 WIB

Puan Maharani Resmikan Pasar Legi atas Undangan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming

20 Januari 2022 - 03:25 WIB

Trending di NUSANTARA