Menu

Mode Gelap
Real Madrid Menang Tipis Hadapi Liverpool, Pertandingan Berlangsung Sangat Sengit Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

INTERNASIONAL · 17 Feb 2020 02:29 WIB ·

China Umumkan 6 Petugas Medis Tewas Akibat Virus Corona, 1.716 Terinfeksi


 China Umumkan 6 Petugas Medis Tewas Akibat Virus Corona, 1.716 Terinfeksi Perbesar

Adilmakmur.co.id, China – Wabah virus corona masih merajalela. Bahkan enam petugas medis di China telah meninggal akibat virus memastikan ini.

Lebih dari 1.700 petugas medis juga telah terinfeksi virus corona ini, yang menunjukkan risiko yang dihadapi para dokter dan perawat dikarenakan kurangnya alat pelindung dalam menangani pasien corona.

Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional, Zeng Yixin, menyatakan dalam konferensi pers seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (14/2/2020), sebanyak 1.716 pekerja medis telah terinfeksi virus corona hingga Selasa (11/2/2020) lalu. Dari jumlah itu, enam petugas medis telah meninggal akibat virus yang belum ada vaksin dan obatnya ini.

Baca Juga:  DIY Dianggap Provinsi yang Terbaik dalam tangani Pandemi Covid-19

Zeng mengatakan bahwa sebagian besar dari pekerja medis tersebut, yakni sebanyak 1.102 orang telah dinyatakan positif virus corona atau COVID-19 di Wuhan, kota di China yang menjadi pusat wabah virus corona. Sebanyak 400 petugas medis lainnya terinfeksi virus itu di daerah-daerah lain di provinsi Hubei.

Baca Juga:  Bawaslu Akui Pandemi Covid Berakibat Pilkada 2020 Tidak Mudah

Otoritas China saat ini terus berupaya untuk mengirimkan alat-alat pelindung ke berbagai rumah sakit di Wuhan, di mana para dokter dan perawat kewalahan menghadapi jumlah pasien virus corona yang terus bertambah dari hari ke hari.

Banyak dokter di Wuhan terpaksa mendatangi pasien mereka dengan mengenakan pakaian pelindung atau masker yang tidak sebagaimana mestinya. Dikarenakan kurangnya ketersediaan, mereka terpaksa menggunakan alat pelindung yang sama berulang-ulang, padahal mestinya diganti secara berkala.

Baca Juga:  Cegah Virus Corona, Pemerintah RI Lemah dan Lamban, “Harusnya Sudah Status Darurat”

Komisi Kesehatan Nasional China, NHC melaporkan bahwa saat ini 1.380 orang meninggal akibat virus corona di wilayah China daratan. Jumlah itu termasuk 121 kematian baru pada Kamis (13/2/2020), yang terdiri dari 116 orang meninggal di Provinsi Hubei dan lima orang lainnya meninggal di beberapa provinsi lainnya di China.

Dilaporkan NHC, total jumlah kasus virus corona yang terkonfirmasi di wilayah China daratan hingga Jumat (14/2/2020) waktu setempat mencapai 63.851 kasus. (dtk)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Donald Trump Dituding Tidak Punya Rencana untuk Mendistribusikan Vaksin Covid

25 Januari 2021 - 01:42 WIB

Malaysia Juga Kembali Lakukan Kegiatan untuk Memperketat Batasan Pergerakan

12 Januari 2021 - 09:04 WIB

Massa Pro Donald Trump Rusuh dan Anarkis di Gedung Capitol, 4 Orang Tewas

7 Januari 2021 - 09:45 WIB

Ya Ampun Kok Bisa, Drone Diduga Milik China Masuki Teritori Indonesia

5 Januari 2021 - 09:51 WIB

Ternyata Ini, Kemenhan Angkat Bicara Soal Temuan Drone Bawah Laut

5 Januari 2021 - 07:02 WIB

Amerika Berikan Pengakuan Kedaulatan Maroko Atas Wilayah Sahara Barat

22 Desember 2020 - 08:39 WIB

Trending di INTERNASIONAL