Menu

Mode Gelap
Real Madrid Menang Tipis Hadapi Liverpool, Pertandingan Berlangsung Sangat Sengit Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

NASIONAL · 18 Sep 2019 01:07 WIB ·

Muhaimin Iskandar Memaparkan Konsep Islam untuk Kemanusiaan di Inggris


 Muhaimin Iskandar Memaparkan Konsep Islam untuk Kemanusiaan di Inggris Perbesar

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar memaparkan konsep Islam untuk kemanusiaan pada pembicaraan tertutup dengan petinggi Policy Exchange, think tank Inggris yang paling berpengaruh di negara tersebut.

Pertemuan yang digelar di kantor pusat Policy Exchange yang berdekatan dengan Istana Westminster, Senin (16/9/2019) itu difasilitasi oleh “Bayt Ar Rahmah”, organisasi dakwah Islam yang didirikan oleh KH A Mustofa Bisri di North Carolina, Amerika Serikat, 2014.

“Islam untuk kemanusiaan ini dilakukan dengan mendorong munculnya konsensus masyarakat untuk menolak setiap upaya memperalat Islam sebagai senjata politik,” kata Muhaimin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Menurut Muhaimin, dalam satu tahun terakhir ini, partai-partai politik utama di Eropa telah memandang Nahdlatul Ulama dan PKB sebagai mitra penting yang memiliki kemampuan dan otoritas keagamaan yang diperlukan untuk secara efektif mengatasi berbagai ancaman keamanan yang terkait dengan Islam, terorisme, dan migrasi.

Baca Juga:  Aktivis HAM Nilai Pidato Jokowi Mengerikan

“Bagi pemerintahan perdana menteri Inggris, NU dan PKB adalah mitra yang penting dan strategis, utamanya setelah mereka keluar dari Uni Eropa (Brexit). Inggris sangat menyadari betapa pentingnya menjalin hubungan dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara,” kata Muhaimin yang juga Wakil Ketua MPR.

Muhaimin menuturkan, keterlibatan NU dan PKB di Eropa dirancang untuk mengoperasionalkan Deklarasi Gerakan Pemuda Ansor tentang peta jalan Islam untuk Kemanusiaan (Al Islam lil Insaniyyah).

Dalam pertemuan itu, juga dibahas peningkatan kerja sama di berbagai bidang antara Republik Indonesia dan Kerajaan Inggris, termasuk hubungan diplomatik bilateral, perdagangan, keamanan, dan geopolitik.

Baca Juga:  Pengamat : Rakyat Tak Dukung Presiden Dipilih MPR

Seorang tokoh Muslim terkemuka yang bekerja dalam Pemerintahan Inggris mengaku sangat bangga dan semakin bersemangat karena ada pemimpin parpol dan pimpinan MPR yang peduli terhadap kondisi dunia Islam, khususnya di Inggris.

“Sungguh membesarkan hati bahwa ada seorang pemimpin Muslim, Yang Mulia Bapak Muhaimin Iskandar yang mengingatkan kita di sini, di Inggris, tentang Islam untuk kemanusiaan yang selama ini merupakan wajah Islam yang kita hidupi bersama, tetapi sekarang berada di bawah ancaman dari kelompok-kelompok Islam transnasional yang berusaha merusak keharmonisan masyarakat kita,” katanya lagi.

Pesan-pesan dari Muhaimin di Policy Exchange tersebut kemudian dibawa oleh dua orang utusan Bayt Ar Rahmah dalam sebuah pertemuan tertutup berikutnya di 10 Downing Street bersama pembantu-pembantu terdekat Perdana Menteri Boris Johnson.
Baca juga: OKI dorong isu aneksasi Tepi Barat dibahas di Sidang Majelis Umum PBB

Baca Juga:  Percepatan Ekonomi Harus Perkuat Ketahanan Pangan dan UMKM

Konsistensi PKB sebagai partai moderat sangat diapresiasi di dunia internasional. Pada 27 November 2018, PKB dipercaya menjadi anggota jaringan politik terbesar di dunia, Centrist Democrat International (IDC – CDI) yang gugus afiliasinya di Eropa adalah European People’s Party (Partai Rakyat Eropa).

Pada 10 April 2019, Komite Eksekutif IDC-CDI dengan suara bulat mengadopsi resolusi yang diajukan oleh PKB yang mendukung agenda Islam untuk kemanusiaan dan misinya untuk mendorong munculnya peradaban global yang ditegakkan di atas dasar penghargaan terhadap persamaan hak dan martabat bagi setiap manusia. (sig)

Artikel ini telah dibaca 175 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ditangkap di Lampung, Eks Napi Teroris Abdul Qodir Baraja Jadi Pimpinan Khilafatul Muslimin

7 Juni 2022 - 13:54 WIB

Investasi Robot Trading Evotrade dengan Skema Ponzi ke Kejaksaan, Jerat 5 Tersangka

19 Mei 2022 - 11:34 WIB

Silaturahmi ke Ponpes Al Anwar Rembang, Prabowo Subianto Kenang Mbah Moen

13 Mei 2022 - 15:12 WIB

Sufmi Dasco Apresiasi Polri Soal Penangan136 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

13 Mei 2022 - 14:52 WIB

KSAD Dudung Dampingi Menhan Prabowo Bertemu Kepala Staf Angkatan Darat Singapura

11 Mei 2022 - 15:27 WIB

Polri Perpanjang Masa Penahanan Pacar, Ayah dan Adik Indra Kenz, Kasus Robot Trading Binomo

11 Mei 2022 - 09:44 WIB

Trending di POLITIK