Menu

Mode Gelap
Real Madrid Menang Tipis Hadapi Liverpool, Pertandingan Berlangsung Sangat Sengit Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

POLITIK · 16 Agu 2019 04:51 WIB ·

DPD Dukung Politik Luar Negeri Bebas Aktif


 DPD Dukung Politik Luar Negeri Bebas Aktif Perbesar

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendukung politik luar negeri bebas aktif yang telah dijalankan pemerintah selama ini sebagai wujud kedaulatan politik.

“Kami akan selalu mendukung politik luar negeri bebas aktif yang dijalankan oleh pemerintah,” kata Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, di Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Baca Juga:  Kode Inisiatif : Putusan Bawaslu soal OSO Timbulkan Masalah

Hal itu disampaikannya pada pidato pengantar sebagai Ketua DPD RI pada Sidang Bersama DPR dan DPD RI.

Sapta mengapresiasi keberhasilan Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB tahun 2019- 2020.

Dengan posisi itu, kata dia, harus dapat menjadi alat dalam mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Baca Juga:  Kasus Suap Koni, Kemungkinan Ada Tersangka Baru

Dalam hubungan internasional, kata dia, DPD dan DPR RI terus bersinergi melakukan komunikasi politik dengan parlemen sedunia.

Komunikasi-komunikasi politik tersebut dilakukan melalui forum- forum antarparlemen seperti ASEAN Inter-Parliamentary Organization (AIPO), Inter-Parliamentary Union (IPU), dan ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA).

Baca Juga:  Panitia Targetkan 3 Juta Peserta Reuni Akbar Alumni 212 Hadir di Monas

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Dewan Federasi Rusia yang telah memberikan kesempatan DPD RI untuk menyampaikan pidato di hadapan sidang paripurna-nya pada bulan Oktober 2018.

“Itu sebagaimana yang dilakukan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1956,” kata Oesman. (zuh)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Silaturahmi ke Ponpes Al Anwar Rembang, Prabowo Subianto Kenang Mbah Moen

13 Mei 2022 - 15:12 WIB

Sufmi Dasco Apresiasi Polri Soal Penangan136 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

13 Mei 2022 - 14:52 WIB

Polri Perpanjang Masa Penahanan Pacar, Ayah dan Adik Indra Kenz, Kasus Robot Trading Binomo

11 Mei 2022 - 09:44 WIB

Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang

8 Mei 2022 - 13:48 WIB

Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik

8 Mei 2022 - 08:07 WIB

Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

6 Mei 2022 - 19:02 WIB

Trending di POLITIK