Menu

Mode Gelap
Real Madrid Menang Tipis Hadapi Liverpool, Pertandingan Berlangsung Sangat Sengit Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

POLITIK · 21 Jun 2019 04:39 WIB ·

Pengamat : Jokowi dan Prabowo Tak Perlu Bertemu Sebelum Putusan Sidang


 Pengamat : Jokowi dan Prabowo Tak Perlu Bertemu Sebelum Putusan Sidang Perbesar

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Pengamat komunikasi politik Universitas Mercu Buana Afdal Makkuraga mengatakan Jokowi dan Prabowo tidak perlu bertemu sebelum sidang perselisihan pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) selesai.

“Dari kacamata kontestasi politik, belum saatnya bertemu karena saat ini dalam proses berperkara,” ujar Afal saat dihubungi di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Menurut Afadal, saat ini merupakan waktu bagi Jokowi untuk menjalankan kembali tugas sebagai pemimpin negara untuk menyelesaikan masa tugasnya.

Baca Juga:  Capres Prabowo : Terorisme Dikirim dari Negara Lain

“Kontestasi pemilihan presiden ditentukan dalam persidangan di MK. Biarlah proses persidangan berlangsung,” ujar Afdal yang juga menjabat sebagai Direktur Political Communication (Polcomm) Institute itu.

Jika pertemuan Jokowi dan Probowo dilakukan saat ini, menurut dia, akan mengganggu proses sidang PHPU.

“Kalau ketemu sebaiknya setelah sidang MK selesai karena akan mengganggu penilaian publik atas komunikasi yang mereka lakukan,” ujar Afdal.

Baca Juga:  PDIP Pecat Nyoman Dhamantra karena Terlibat Korupsi

Sementara itu, ditemui dalam kunjungan kerjanya di Gresik, Jawa Timur, Presiden Jokowi mempercayakan proses jalannya sidang PHPU pada Mahkamah Konstitusi (MK).

Sidang keempat di MK, Kamis dimulai pukul 13.00 WIB. Dalam sidang Mahkamah telah mendengarkan keterangan ahli yang dihadirkan KPU.

Sebelumnya, sidang PHPU digelar pada hari Jumat (14/6/2019) dengan agenda mendengarkan permohonan pemohon. Kemudian, dilanjutkan Selasa (18/6/2019) dengan agenda mendengar jawaban KPU dan pihak terkait serta Bawaslu memberikan keterangan.

Baca Juga:  Publik Reaktif, Legislator Sarankan Pembahasan RUU HIP Dibatalkan

Setelah itu, Mahkamah mendengarkan keterangan 14 saksi dan dua ahli pihak Prabowo-Sandi selaku pemohon pada hari Rabu (19/6/2019) yang dibuka mulai pukul 09.00 WIB dan ditutup Kamis (20/6/2019) pukul 04.55 WIB. Demikian, seperti dikutip Antara. (ari)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Silaturahmi ke Ponpes Al Anwar Rembang, Prabowo Subianto Kenang Mbah Moen

13 Mei 2022 - 15:12 WIB

Sufmi Dasco Apresiasi Polri Soal Penangan136 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

13 Mei 2022 - 14:52 WIB

Polri Perpanjang Masa Penahanan Pacar, Ayah dan Adik Indra Kenz, Kasus Robot Trading Binomo

11 Mei 2022 - 09:44 WIB

Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang

8 Mei 2022 - 13:48 WIB

Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik

8 Mei 2022 - 08:07 WIB

Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

6 Mei 2022 - 19:02 WIB

Trending di POLITIK