Menu

Mode Gelap
Real Madrid Menang Tipis Hadapi Liverpool, Pertandingan Berlangsung Sangat Sengit Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

POLITIK · 9 Jun 2019 10:02 WIB ·

Rakyat Masih Nunggu Situng KPU yang Belum Jelas


 Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perbesar

Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Minggu (9/6/2019) merupakan hari terakhir cuti bersama libur lebaran. Diprediksi sejumlah arus balik menuju Jakarta akan mencapai puncaknya pada hari ini.

Disisi lain, perpolitikan tanah air dilanda rasa penasaran. Diketahui bahwa Tim Prabowo-Sandi melayangkan gugatan sengketa pilpres ke Mahkamah Konstitusi. Sidang perdana penentuan penerimaan atau penolakan perkara akan digelar tanggal 14 Juni 2019.

KPU sebagai terlapor dalam gugatan tersebut, diketahui sedang mempersiapkan diri dengan membuka kembali kotak suara disejumlah wilayah untuk menghadirkan bukti. Namun pantauan reporter, sampai saat ini situng KPU belum juga menyelesaikan hasil rekapitulasinya, padahal pengumuman telah dilakukan KPU pada 21 Mei 2019 yang lalu.

Baca Juga:  Fadli Zon : Yang Dikalahkan Tak Merasa Kalah, yang Dimenangkan Tak Percaya Diri

Hal ini menimbulkan beragam opini di publik. Pengamat Politik Universitas Islam Syekh Yusuf, Adib Miftahul, mengatakan bahwa publik menunggu jawaban KPU terkait website situng yang belum rampung.

Baca Juga:  Saut Situmorang : Jangan Khawatir KPK Berpaham Radikal

“KPU telah mengumumkan hasil rekap manual pada 21 Mei 2019. Itu artinya data sudah lengkap 100%, namun mengapa sampai saat ini website situng belum juga selesai merekap? Publik sangat menanti jawaban KPU tentang ini,” ujar Dosen Fisip UNIS tersebut.

Adib mengatakan juga bahwa Bawaslu secara jelas telah memutuskan agar KPU memperbaiki sistem entri data pada situng, agar tidak terjadi kekeliruan. Namun tetap mempertahankan situng, sebagai sarana keterbukaan informasi publik.

Baca Juga:  Pengamat : Prabowo Ingin Pemilu Berlangsung Bersih

“Bawaslu memutuskan agar KPU memperbaiki, bukan menghentikan situng. Karena ini kan informasi publik, jadi publik punya hak untuk tahu,” tegasnya.

Adib mengatakan bahwa KPU masih dapat mencairkan suasana dengan memberitahu publik, permasalahan terkait situng KPU.

“Saya kira masyarakat akan memaklumi, hanya perlu keterbukaan pihak KPU, apa sebenarnya masalah yang dihadapi sehingga situng KPU masih belum rampung,” tutupnya. (mil)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Silaturahmi ke Ponpes Al Anwar Rembang, Prabowo Subianto Kenang Mbah Moen

13 Mei 2022 - 15:12 WIB

Sufmi Dasco Apresiasi Polri Soal Penangan136 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

13 Mei 2022 - 14:52 WIB

Polri Perpanjang Masa Penahanan Pacar, Ayah dan Adik Indra Kenz, Kasus Robot Trading Binomo

11 Mei 2022 - 09:44 WIB

Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang

8 Mei 2022 - 13:48 WIB

Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik

8 Mei 2022 - 08:07 WIB

Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

6 Mei 2022 - 19:02 WIB

Trending di POLITIK