Connect with us

JAWA BALI

Jabar Tanggap Darurat Virus Covid-19

Published

on

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin Rakor Penanganan Covid-19 di Gedung Sate, Bandung, Selasa (3/3/2020). (Foto : Instagram @Dinkesjabar)

Adilmakmur.co.id Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin Rakor Penanganan Covid-19 di Gedung Sate, Bandung, Selasa (3/3/2020). Sejumlah langkah akan dilakukan untuk mencegah penyebaran virus ini.

Dalam paparannya, gubernur mengatakan sudah menetapkan tanggap darurat penanganan Covid-19 per hari ini. Dengan penetapan tanggap darurat tersebut maka segala upaya penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan koordinasi yang terukur.

“Jangan berlama-lama menanganinya. Kami akan ambil keputusan cepat meski harus tidak prosedural. Sebab ini tanggap darurat,” tegasnya.

Sembari disebutkan jika siaga satu sebenarnya sudah ditetapkan sejak 31 Januari saat rapat di RSHS Bandung.

Ia menyoroti beberapa kasus, perlu waktu hingga berhari-hari untuk mengetahui status suspect pasien dan harus menunggu dari Kemenkes. Gubernur mengatakan akan membeli peralatan yang dapat mendeteksi dengan cepat dan akan ditempatkan di rumah sakit daerah di Jabar.

“Meski biayanya mahal, ini harus menjadi inisiatif daerah. Kami akan merujuk ke Korsel untuk peralatan ini,” tegasnya.

Selain itu ia juga menegaskan telah dibentuk crisis centre dan hotline pengaduan dengan komor 119 atau 0811-2093-306. Gubernur menegaskan Dinkes Jabar harus selalu menerima keluhan masyarakat melalui hot line tersebut. “Ini jangan hanya sekedar nomor, harus dijaga 24 jam,” tegasnya. (ini)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

JAWA BALI

Polda Jateng Amankan 3 Orang Diduga Timbun Masker

Published

on

Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan 3 pelaku yang diduga sebagai penimbun masker dan hand sanitizer/anti Septik di Kota Semarang. (Foto : Tribratanews)

Adilmakmur.co.id, Semarang – Tim Subdit Jatanras Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan 3 pelaku yang diduga sebagai penimbun masker dan hand sanitizer/anti Septik di Kota Semarang. Tiga pelaku tersebut berinisial A (45) tahun, N (24) tahun dan AU (45) tahun.

“Dari terduga pelaku, sementara polda Jawa Tengah menyita 4000 lembar masker dan 208 botol Anti septik dan saat ini masih dalam pengembangan oleh penyidik,“ ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Iskandar F Sutisna saat Gelar di lobi Ditreskrimum Polda Jawa Tengah, Rabu (4/3/2020).

Menurut Kabidhumas Polda Jateng, barang bukti tersebut sebenarnya banyak yang di sita dari para pelaku ada sekitar 40 kardus besar, satu kardusnya berisi 40 kotak. Sementara ini barang bukti yang masih tersisa yang di amankan ada 10 dus kurang lebih 4000 lembar masker.

“Menurut keterangan para pelaku yang sudah kami konfirmasi terkait penjualanya, mereka membeli dari orang kemudian memperdagangkan melalui online dan harga yang sudah di perjual belikan berkisar Rp. 270 ribu sampai Rp. 275 Ribu per kotaknya. Kalau harga pasaran kan kurang lebih 30 sampai 40 ribu harga normal per kontaknya, ” jelas Kabid Humas.

Untuk itu, Polda Jawa Tengah melakukan upaya tindakan tegas mengamankan 3 terduga pelaku yang saat ini masih diperiksa dan jika terbukti akan dikenakan dua pasal, Undang-Undang perdagangan dan Undang-Undang perlindungan Konsumen ancamanya 5 tahun penjara.

Direkturat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Kombes Pol Budhi Haryanto menambahkan, dalam pemasarannya yang dilakukan para pelaku itu melalui online yaitu memuat produknya di laman Facebook. Dalam Facebook itu juga dicantumkan nomor telepon. Dari situ masyarakat yang merasa panik akhirnya mencari barang yang memang langka di pasaran. (ini)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA BALI

Gubernur Ganjar Minta Masyarakat Jaga Imunitas Tubuh Daripada Berburu Masker

Published

on

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto : Instagram @ganjar_pranowo)

Adilmakmur.co.id, Surakarta – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak tergantung pada masker untuk mencegah persebaran Covid-19. Menurutnya, menjaga kebersihan dan meningkatkan imunitas tubuh lebih bermanfaat daripada menimbun masker sebanyak-banyaknya.

“Yang penting itu kita jaga daya tahan tubuh dengan cukup istirahat, makan makanan bergizi, olah raga teratur dan sering mencuci tangan menggunakan sabun maupun antiseptik,” kata Ganjar seusai sidak di RSUD dr Moewardi Surakarta, Rabu (4/3/2020) siang.

Ganjar juga meminta masyarakat paham bahwa yang wajib menggunakan masker adalah mereka yang sakit, tenaga kesehatan yang kontak langsung dengan pasien maupun masyarakat yang tinggal di daerah rawan terdampak.

“Kalau sehat tidak perlu pakai (masker). Yang penting dan wajib itu yang sakit. Mari kita kembangkan etika bersin dan batuk, ditutupi dengan punggung lengan untuk mengamankan diri,” imbuhnya.

Untuk menyiasati kelangkaan masker, Ganjar mengatakan, masyarakat bisa membuat masker sendiri menggunakan kain kasa lapis empat. Menurutnya, masker itu memiliki manfaat dan fungsi yang sama seperti masker operasi yang berwarna hijau atau biru.

Untuk mengatasi kelangkaan masker, menurutnya saat ini Pemprov Jateng telah berkomunikasi dengan pabrikan masker untuk menambah kuota produksi. “Saya akan komunikasi dengan pabrik-pabrik, berapa kapasitas yang bisa diproduksi. Sekarang produksi kita juga tidak terlalu tinggi karena komponen masih impor,” katanya. (ini)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA BALI

Jaga Stok Masker, Gubernur Jabar Himbau Masyarakat dalam Kondisi Sehat Tak Perlu Pakai Masker

Published

on

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuat Jabar Covid-19 Crisis Center. (Foto : Instagram @westjavagov_)

Adilmakmur.co.id, Bandung – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengimbau, masyarakat untuk tidak panik membeli dan memakai masker. Merujuk pada WHO, masker hanya untuk orang yang sedang sakit.

“WHO menyampaikan, masker hanya dipakai orang sakit, atau mereka yang merawat orang sakit pernapasan, atau mereka yang berada di daerah-daerah atau unit kerja penuh orang sakit,” kata Kang Emil usai menggelar Rapat Lintas Sektoral Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Tingkat Provinsi Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (3/3/2020).

Di luar kriteria tersebut, Kang Emil meminta masyarakat untuk tidak memakai masker. Selain untuk menjaga stok masker, penggunaan masker yang tidak benar justru meningkatkan risiko terpapar virus.

“Jadi, saya sampaikan ke warga Jabar, jangan panik, jangan beli toko online untuk membeli masker yang sebenarnya tidak diperlukan,” ucapnya.

“Jangan sampai orang sakit, petugasnya butuh malah tidak ada karena dibeli oleh mereka yang sebenarnya tidak membutuhkan,” tambahnya.

Pada Senin (2/3/2020), Kang Emil sudah mengirim 10 ribu masker ke Kota Depok untuk disalurkan kepada tenaga kesehatan dan layanan-layanan kesehatan.

Kang Emil pun menyatakan, pihaknya akan menindak tegas oknum-oknum yang memanfaatkan isu COVID-19 dengan menimbun masker dan menjualnya dengan harga tinggi.  (ini)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending