Connect with us

NASIONAL

Panglima TNI Menyapa Masyarakat Natuna saat Tinjau Bakti Sosial

Published

on

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.), Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (13/2/2020).

Adilmakmur.co.id, Kepulauan Riau – Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si. melakukan kunjungan ke Kabupaten Natuna untuk memberikan motivasi kepada Prajurit TNI yang bertugas melaksanakan observasi terhadap 238 WNI sekaligus menyapa masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah observasi yang juga mendukung observasi di Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (13/2/2020).

Kehadiran Panglima TNI bertujuan untuk memberikan semangat dan apresiasi kepada prajurit TNI dan Polri dalam menjalankan tugas kemanusiaan hampir dua minggu yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Paduan (Kogasgbpad).

Selain memberikan semangat kepada prajurit TNI dan Polri serta instansi lain yang bertugas, Panglima TNI dan Kapolri meninjau posko bakti kesehatan dan bakti sosial yang selenggarakan oleh TNI di dua desa yaitu Desa Penagi dan Desa Bungaran Timur untuk menyerahkan bantuan berupa obat-obatan dan sembako kepada masyarakat setempat.

Panglima TNI berharap dengan kehadirannya bersama Kapolri di Natuna mampu menjaga situasi tetap kondusif. Kedatangan pucuk pimpinan TNI dan Polri diharapkan dapat membuat suasana menjadi kondusif antara petugas dan masyarakat yang selama ini telah dirasakan.

Sebelumnya, Panglima TNI juga memberikan pengarahan kepada 700 orang yang terdiri dari anggota TNI-Polri, Damkar, Basarnas dan Satpol PP di Lapangan Apel Lanud Raden Sadjad Natuna serta dua lokasi Baksos di desa Pering dan desa Penagi untuk memberikan bantuan makanan, sembako dan obat-obatan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat. (ini)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

NASIONAL

Ya Ampun, Kasus Positif Covid-19 Naik Hampir 2.000 Menjadi 68.079

Published

on

Hari ini jumlah pasien positif Covid-19 bertambah 1.853 orang. (Foto : BNPB Indonesia)

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Juru Bicara Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) Achmad Yurianto mengumumkan data kasus Covid-19 terbaru per hari ini Rabu (8/7/2020). Ada tujuh provinsi tanpa penambahan kasus positif Covid-19.

Antara lain Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Papua Barat. Beberapa provinsi juga melaporkan kasus sembuh yang lebih banyak dibanding dengan kasus baru, sebagai contoh Bali, hari ini melaporkan 31 kasus baru dan 45 sembuh.

“Pemeriksaan spesimen per hari ini bertambah 22.183 sehingga total spesimen berjumlah 968.237 spesimen. Hasilnya kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah 1.863 orang total 68.079 orang,” kata Yuri Rabu (8/7/2020).

Sebaran kasus terbanyak ada di Jawa Timur 366 kasus baru 205 sembuh, DKI Jakarta 357 kasus baru 147 sembuh, Jawa Tengah 205 kasus baru 70 sembuh, Sulawesi Selatan 166 kasus baru 15 sembuh, Sumatera Utara 156 kasus baru 10 sembuh.

Penambahan pasien sembuh per hari ini berjumlah 800 orang, total pasien sembuh 31.585 orang. Selain itu, terdapat 50 pasien meninggal per hari ini sehingga total pasien meninggal berjumlah 3.359 orang.

“Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 38.498 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) 13.636 orang. Proses penularan Covid-19 masih terjadi. Masyarakat diimbau ketata jaga jarak fisik dengan orang lain, memakai masker, dan rajin mencuci tangan pakai sabun,” kata Yuri. Demikian, seperti dikutip Indonesiaraya.co.id. (psp)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

NASIONAL

Pemerintah Harus Beri Perlindungan Terhadap WNI di Luar Negeri

Published

on

Anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Farhan. (Foto : Elshinta.com)

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan mendorong langkah diplomasi pemerintah guna memastikan pelindungan dan penanganan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri di masa pandemi Covid-19, terutama Pekerja Migran Indonesia (PMI). Menurutnya, pelindungan WNI di luar negeri baru bisa terjadi apabila ada koordinasi baik dari perwakilan RI yang ada di negara tersebut.

“Masalah perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri adalah pekerjaan yang pernah berhenti. Maka selalu ada siap sedia. Terutama di wilayah yang rentan ancaman Covid-19,” kata Farhan dalam RDPU Panja Pelindungan WNI dan Kinerja Perwakilan RI di Luar Negeri terkait Pandemi Global Covid-19 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (07/07/2020). Rapat dihadiri Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Pejabat Markas Besar TNI AD, dan Pejabat Markas Besar TNI AL.

Farhan menuturkan, Komisi I sebagai mitra Kemlu, memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan. Maka, panja dibentuk untuk memastikan kebijakan yang telah dibuat berjalan optimal mengawasi dan membahas bersama apabila terdapat hambatan dalam pelaksanaan, serta mendukung agar pelayanan terhadap WNI di luar negeri berjalan efektif dan maksimal.

Menurutnya, WNI di luar negeri khususnya PMI perlu mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah. Tanpa pandemi saja kondisi mereka sudah terpinggirkan, apalagi di masa pandemi ini. Adapun, proporsi jumlah PMI diantaranya, 55 persen Malaysia, 13 persen Arab Saudi, 10 persen Taiwan dengan total kurang lebih 9 juta PMI.

Dalam hal ini, pemerintah perlu berkolaborasi dengan ragam elemen diaspora Indonesia di Luar Negeri juga penting agar pemerintah dapat menjangkau para PMI secara keseluruhan baik yang legal ataupun tidak legal.

Terkait pemulangan WNI ke tanah air, Farhan mengapresiasi upaya pemerintah untuk terus melakukan repatriasi secara bertahap. Kendati, di beberapa negara repatriasi tidak mudah dilakukan. “Contohnya di India, repatriasi tidak mudah karena ada ketentuan hukum di India tidak boleh membolehkan orang asing keluar dari India. Namun, kita bisa memahami bahwa pemulangan tidak di semua negara mudah melakukan repatriasi,” jelasnya.

Sebelumnya, Dirjen Protokol dan Konsuler Kemlu Andy Rachmianto menyampaikan diplomasi perlindungan merupakan salah satu prioritas politik luar negeri Indonesia. Di tengah pandemi Covid-19, Kemlu berupaya memastikan agar perlindungan WNI di luar negeri dapat diberikan dengan baik.

“Refocusing anggaran dialokasikan untuk membantu memfasilitasi repatriasi mandiri para WNI yang mendesak kembali ke tanah air. Misalnya, PMI yang telah habis masa kontrak kerjanya, ABK yang diputus hubungan kerja, wisatawan, maupun jamaah tabligh yang tertahan,” kata Andy.

Dia menyebutkan, sebanyak 123. 319 WNI telah difasilitasi kepulangannya ke Indonesia, dengan rincian antara lain, 10.093 WNI telah berhasil difasilitasi kepulangannya melalui repatriasi mandiri, 408 WNI anggota jemaah tabligh telah difasilitasi kepulangannya dari 11 negara, 306 WNI dievakuasi dari Wuhan dan Kapal Pesiar Diamond Princess dan 24.721 ABK dari berbagai kapal di seluruh dunia.

Selain itu, bantuan distribusi sembako kepada WNI yang berada di Luar Negeri terus disalurkan. Hingga saat ini, Kemlu dan Perwakilan RI di luar negeri telah memfasilitasi penyaluran 522.859 sembako untuk WNI di luar negeri yang paling membutuhkan dan paling terdampak Covid-19. Antara lain, 451.325 paket di Malaysia, 43.227 paket di Timur Tengah, 13.374 paket di Amerika, 9.384 paket di Asia dan Pasifik (tidak termasuk Malaysia), 5.264 paket di Eropa, dan 285 paket di Afrika. Sementara, bantuan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, oleh 6 perwakilan RI di Malaysia 308.960 paket, oleh masyarakat umum 142.365 paket. (dpr)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

NASIONAL

Kemunculan Perdana Sejak Pandemi Covid-19, Wapres Kunjungi Sukabumi

Published

on

Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin. (Foto : Instagram @kyai_marufamin)

Adilmakmur.co.id, Sukabumi – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin pagi ini menyambangi tiga titik atau lokasi di Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Rabu (8/7/2020). Ini merupakan kunjungan ke lapangan perdana Kiyai Ma’ruf sejak pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia.

Pada kesempatan ini, Wapres akan meninjau SMAN 4 Kota Sukabumi yang siap menerapkan protokol kesehatan kepada para siswanya pada saat nanti dimulai kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka langsung, setelah Kota Sukabumi dinyatakan sebagai zona hijau. Sekolah ini dianggap menjadi role model pelaksanaan KBM tatap muka langsung di masa adaptasi tatanan normal baru (new normal).

Setelah itu, Wapres akan mendengarkan paparan dari Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi di Balaikota, mengenai penanganan pandemi Covid-19 di Kota Sukabumi dan Program Pulihkan Sukabumi.

Sebelum kembali ke Jakarta, Wapres menutup rangkaian kunjungan kerjanya dengan melakukan peninjauan ke Pondok Pesantren Assobariyyah.

Turut mendampingi Wapres dalam rombongan, Menteri Agama Fachrul Razi serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. (inf)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending