Connect with us

SEKTOR RIIL

Bulog Sosialisasikan Kementerian Beras Fortifikasi Cegah Stunting

Published

on

Wakil Direktur Utama Perum Bulog Gatot Trihargo dalam Seminar Integrasi Penyiapan Beras Fortifikasi di Kantor Pusat Bulog Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Perum Bulog menginisiasi integrasi bersama kementerian/lembaga terkait sosialisasi percepatan penyediaan beras bervitamin atau fortifikasi guna menekan angka stunting dan anemia di Indonesia.

Seminar integrasi percepatan beras fortifikasi ini dibuka oleh Wakil Direktur Utama Perum Bulog Gatot Trihargo dengan menggandeng Ditjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos Andi ZA Dulung, Direktur Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/Bappenas Anang Noegroho dan Direktur Pengembangan Bisnis Bulog Imam Subowo.

“Perum Bulog siap bekerja sama dengan semua pihak, baik dengan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah yang memiliki tujuan yang sama untuk peyediaan tambahan gizi bagi masyarakat, maupun dengan konsumen di setiap lini untuk penyediaan pangan sehat bergizi,” kata Gatot di Kantor Pusat Bulog Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Beras fortifikasi diharapkan dapat menjadi jembatan integrasi kebijakan antarpemerintah sehingga dapat mengurangi serta menangani prevalensi stunting dan anemia di Indonesia melalui integrasi dengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), pengelolaan CBP serta program pangan lainnya.

Dengan integrasi kebijakan, diharapkan dapat menghasilkan SDM berkualitas dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan bangsa yang kreatif, produktif dan berdaya saing tinggi, ujar Gatot.

Ada pun fortifikasi pangan di Indonesia bukan hal yang baru. Pada tahun 1986, Pemerintah melalui Kemenkes telah berhasil mengatasi masalah penyakit gondok melalui kebijakan yang mewajibkan fortifikasi garam dengan Iodium.

Pada tahun 2003, Pemerintah juga telah mewajibkan fortifikasi tepung terigu dengan enam jenis vitamin dan mineral. Fortifikasi minyak goreng dengan Vitamin A juga sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu dan sedang dalam proses untuk diwajibkan.

Dalam mendukung program pemerintah terhadap intervensi gizi sensitif melalui peningkatan akses pangan bergizi, Bulog telah berinovasi dengan menyiapkan beras fortifikasi yang salah satunya dapat disalurkan kepada masyarakat berpendapatan rendah dengan harapan memperbaiki gizi masyarakat.

Beras fortifikasi atau beras bervitamin yang akan disalurkan oleh BULOG merupakan beras sehat yang diperkaya dengan beberapa mikronutrien seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, asam folat, vitamin B12, zat besi dan seng (Zn).

Gatot Trihargo menambahkan bahwa seminar ini bertujuan untuk membangun pemahaman peserta mengenai stunting dan anemia, penyebab dan dampaknya, membangun kesepahaman tentang beras bervitamin (beras fortifikasi), proses produksi dan rencana pengembangan kernel. (mdg)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

SEKTOR RIIL

Indonesia Inisiasi Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan Asia

Published

on

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) Moeldoko (tengah) memaparkan rencana ajang Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) 2020 pada 12-14 Maret 2020 di Jakarta, Kamis (9/1/2020).
Adilmakmur.co.id, Jakarta – Indonesia siap menginisiasi kolaborasi antarnegara dan antarpebisnis di kawasan Asia untuk membangun kemandirian pertanian dan ketahanan pangan Asia melalui Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) 2020 yang akan digelar di Jakarta, Maret mendatang.

“Peran dan posisi Asia dalam produksi pertanian global sangat besar. Kolaborasi akan membangun ketahanan pangan negara-negara Asia dan menjamin ketersediaan pangan dunia,” ujar Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) Moeldoko, yang menginisiasi ASAFF di Jakarta, Kamis (9/1/2020).

ASAFF kedua akan diselenggarakan pada 12-14 Maret 2020 di JCC, dan dijadwalkan dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Melalui ASAFF, lanjutnya, sinergi dan kolaborasi tersebut diharapkan dapat diwujudkan untuk memenuhi kebutuhan pangan di Asia dan menjadi penyuplai utama pangan dunia.

Menurut dia, ASAFF diinisiasi untuk membangun solusi sinergi dan kolaborasi para pelaku sektor pertanian membangun kemandirian pertanian dan ketananan pangan pertanian di kawasan Asia.

Forum pertanian Asia dibentuk pada ASAFF 2018 yang dibuka Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara dan pamerannya digelar di Jakarta Convention Center (JCC).

“ASAFF adalah event berskala internasional yang menjadi forum pertemuan pemangku kepentingan pertanian untuk membahas isu-isu strategis pertanian di kawasan Asia dan membangun kerjasama Government to Govverment (G2G) dan Business to Business (B2B) dalam kebijakan pertanian, budidaya pertanian, teknologi pertanian, dan bisnis sektor pertanian, dalam arti luas pertanian, perikanan, peternakan,” ujar Moeldoko yang juga Kepala Staf Presiden Republik Indonesia.

ASAFF 2020 mengusung tema: “Asian Agriculture Colaboration in Global Economic Comptetition”. Ada tiga hal strategis yang menjadi isu utama dunia saat ini dan ke depan, yaitu: Pangan, Air, dan Energi.

“Indonesia dan kawasan Asia memiliki peran strategis mengingat potensi dan sumber daya alam mendukung untuk memenuhi kebutuhan pangan, air, dan energi dunia, khususnya memenuhi kemandirian di kawasan Asia,” kata Moeldoko.

ASAFF 2020, tambahnya, berusaha mengurai permasalahan-permasalahan tersebut, khususnya terkait dengan sektor pertanian dan ketahanan pangan di kawasan Asia.

Melalui Pameran, Konferensi, Forum Agrobisnis, diharapkan terjadi jalinan kerjasama antarnegara dan antarbisnis di kawasan Asia.

Ketua Panitia ASAFF 2020, Rifqinizamy Karsayuda selain membahas peluang kolaborasi pertanian di kawasan Asia, ASAAF 2020 juga mengusung potensi generasi muda terlibat dalam sektor pertanian melalui smart farming dan digital farming.

ASAFF 2020 diharapkan juga mampu mencetak transaksi bisnis pertanian di kawasan Asia. Berdasarkan data ASAFF 2018, banyak perusahaan-perusahaan di Indonesia dan Asia yang menjajaki kerjasama antar korporasi membangun sinergi bisnis di kawasan Asia.

“Diharapkan tahun ini apa yang sudah dijajaki bisa direalisasikan dalam aksi bisnis dengan kolaborasi strategis” ujarnya. (sub)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Bahlil Berharap Dubes Indonesia Promosikan Iklim Investasi RI

Published

on

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia.
Adilmakmur.co.id, Jakarta – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta para Duta Besar Indonesia dapat meningkatkan sinergitas untuk mempromosikan iklim investasi RI di negara-negara tempat mereka bertugas.

“Kami minta sinergitas dalam rangka promosi investasi di negara-negara di mana mereka bertugas untuk Indonesia,” katanya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Bahlil mengatakan pihaknya telah memberikan sosialisasi tentang kebijakan investasi di pemerintahan Presiden Joko Widodo periode kedua kepada para Duta Besar Indonesia.

“Kami sosialisasikan kepada Dubes karena mereka ini adalah ‘Presiden RI’ di mana dia bertugas,” ujarnya.

Bahlil menjelaskan BKPM telah mempresentasikan terkait Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha sebab hal tersebut merupakan fokus dari pemerintahan saat ini.

Ia menuturkan melalui Inpres tersebut mampu mempermudah para investor untuk berinvestasi di Indonesia sebab dalam mengurus perizinan telah mendapat kepastian, kemudahan, dan efisiensi.

“Saya menjelaskan bagaimana Inpres Nomor 7 bahwa pendelegasian seluruh kewenangan perizinan usaha sudah di BKPM. Nah jadi mengawalinya di BKPM mengakhirinya juga di BKPM,” katanya.

Dia berharap melalui sinergi antara pemerintah dan para Duta Besar Indonesia dalam mempromosikan iklim investasi Indonesia maka akan bisa menarik investor asing ke tanah air.

“Agar kebijakan Presiden lewat Inpres itu bisa tersosialisasikan sampai ke tingkat bawah supaya ada kesepahaman yang komprehensif antara kementerian dan lembaga di Indonesia dengan para Dubes yang bertugas di luar negeri,” katanya. (afh)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Erick Thohir akan Gabungkan Semua Rumah Sakit BUMN Jadi Satu Holding

Published

on

Menteri BUMN, Erick Thohir.
Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir akan menggabungkan seluruh rumah sakit anak usaha BUMN menjadi sebuah holding dalam rangka meningkatkan pelayanan rumah sakit BUMN menjadi terkemuka dan dipercaya publik.

“Rumah sakit anak usaha BUMN akan dibikin holding daripada untuk apa misalnya Pertamina fokus bisnis rumah sakit, padahal bisnis utama minyak dan gas bumi,” kata Erick di Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Erick mengatakan rencana pembentukan holding rumah sakit ini akan menjadi konsolidasi yang baik dan bisnis yang dapat progresif serta bersaing.

“Struktur holding rumah sakit ini masih dibahas, yang pasti akan ada holding rumah sakit dengan para pemiliknya nanti BUMN-BUMN yang punya rumah sakit,” ujarnya.

Menurut Menteri BUMN tersebut, nantinya rumah sakit-rumah sakit yang tergabung dalam holding tersebut akan ditingkatkan pelayanan dan keahliannya.

“Masak current defisit kita di kesehatan cukup tinggi sekitar enam miliar dolar AS. Jadi banyak masyarakat Indonesia yang melakukan pemeriksaan kesehatan di luar negeri,” kata Erick.

Sedangkan industri kesehatan di Indonesia, lanjut dia, belum dipercaya sehingga harus ditingkatkan. Rumah Sakit BUMN bisa ditingkatkan menjadi rumah sakit yang bisa dipercaya dan terkemuka.

Holding rumah sakit BUMN ini, kata Erick, tidak akan membunuh rumah sakit swasta dan tentunya holding rumah sakit BUMN akan bersaing secara sehat dengan rumah sakit swasta.

Selain akan menggabungkan rumah sakit anak usaha ke dalam satu holding, Kementerian BUMN juga berencana akan memasukkan semua hotel yang menjadi anak-anak perusahaan BUMN ke sebuah perusahaan BUMN yang berstatus terbuka.

Hotel-hotel yang akan disatukan itu, rencananya akan dimasukkan ke perusahaan BUMN yang berstatus terbuka atau telah melantai di bursa saham

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan akan mencari perusahaan BUMN berstatus terbuka mana yang cocok mengelola hal tersebut, dan selama ini kurang maksimal. (aji)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending