Connect with us

PAPUA

Mahasiswa Papua di Imbau Tetap Kuliah di Tempat Studi

Published

on

Bupati Kabupaten Puncak, Willem Wandik.

Adilmakmur.co.id, Biak– Bupati Kabupaten Puncak Willem Wandik mengimbau kepada mahasiswa yang berada di Papua khususnya Puncak Jaya yang sedang melaksanakan Studi di Surabaya, Malang dan Semarang agar tidak terprovokasi dengan isu eksodus mahasiswa sehingga tetap berkuliah di tempat studi semula.

“Semua mahasiswa Papua di Jawa, Bali, Makassar dan Manado diminta tetap melanjutkan kegiatan studi belajar di tempat semula sampai selesai,” kata Bupati Puncak Willem Wandik melalui keterangan tertulis Kepala Penerangan Korem 173/PVB Mayor CAJ Soebiantoro di Biak , Selasa (10/9/2019).

Bupati Wandik mengatakan, tidak ada sistem pendidikan yang menjamin seluruh mahasiswa yang pulang ke Papua ditampung dan langsung bisa melanjutkan studi di Perguruan tinggi yang ada di Papua.

Pemkab Puncak, lanjutnya, tidak menyediakan anggaran bagi mahasiswa yang pulang ke Papua atau kembali ke tempat studi semula sehubungan dengan permasalahan rasisme, tetapi pemerintah akan menjamin keamanan dan kenyamanan para mahasiswa Papua khususnya Kabupaten Puncak di tempat studi masing-masing.

Pernyataan Bupati ini telah dituangkan dalam surat Bupati Puncak Nomor 420/271/SET tanggal 9 September 2019 yang ditujukan kepada seluruh mahasiswa yang berada di Jawa, Bali, Makasar dan Manado.

Sementara itu, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib dalam maklumat mengakui, terkait perkembangan penanganan rasisme yang sudah ditindak lanjuti oleh pihak Kepolisian dan TNI serta hasil rapat koordinasi tingkat Provinsi Papua.

“Majelis Rakyat Papua yang menyerukan kepada mahasiswa Papua yang belum kembali ke Provinsi Papua agar dapat menyelesaikan studi di tempat studi masing-masing, sedangkan mahasiswa yang sudah telanjur kembali ke Papua agar segera kembali untuk melanjutkan di tempat studi asal masing-masing,”ujarnya.

Ia mengakui, mahasiswa sebagai duta kultural orang asli Papua yang dapat hidup harmonis dengan seluruh elemen Bangsa Indonesia.

Himbauan MRP sudah tertuang dalam surat Ketua Majelis Rakyat Papua Nomor 06/MRP/2019 tanggal 9 September 2019. (msn)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

PAPUA

Presiden Tindaklanjuti Pemekaran Pegunungan Tengah

Published

on

Presiden Joko Widodo saat berdialog dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat di Wamena, Papua pada Senin (28/10/2019).

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Saat berdialog dengan perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh adat Papua di Wamena, Presiden Joko Widodo menjelaskan pemerintah akan menindaklanjuti usulan pemekaran wilayah Pegunungan Tengah, Provinsi Papua.

“Sebetulnya saya ngomong apa adanya, sebetulnya kita kan sudah sampaikan sejak awal kita sudah moratorium tidak ada pemekaran di seluruh Indonesia. Karena apa? Karena ada 183 pemekaran baik provinsi, kabupaten, maupun kota yang diusulkan kepada saya. Begitu dibuka satu, yang lain pasti ngantre di depan kantor saya setiap hari,” kata Presiden dalam dialog itu di Wamena pada Senin (28/10/2019).

Presiden menjelaskan khusus untuk wilayah Pegunungan Tengah, Papua, usulan pemekaran wilayah akan ditindak lanjuti.

Dalam siaran pers dari Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Erlin Suastini, Presiden mengatakan isu pemekaran di Pegunungan Tengah akan menjadi pekerjaan rumah baginya setelah pulang dari Papua.

“Tapi khusus untuk Pegunungan Tengah, jangan tepuk tangan dulu, akan saya tindak lanjuti,” ucap Jokowi disambut tepukan tangan hadirin.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden didampingi antara lain oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Wakil Menteri PUPR Wempi Wetipo, Plt. Kapolri Komjen Ari Dono, dan Gubernur Papua Lukas Enembe. (bay)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PAPUA

Presiden : Pejabat Eselon I-II Papua Sudah Ada

Published

on

Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerja ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (28/10/2019).

Adilmakmur.co.id, Wamena – Presiden RI Joko Widodo mengaku sudah mengantongi sejumlah nama perwakilan dari Papua yang akan di tempatkan pada jabatan eselon I dan II.

Jokowi di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Senin (28/10/2019), mengatakan nama-nama yang diusulkan itu merupakan perintahnya saat pertemuan dengan tokoh-tokoh Papua di Jakarta.

“Di kabinet sudah ada. Eselon I dan II, nama-nama sudah ada di kantong saya karena itu perintah saya,” katanya

Presiden dua periode itu mengatakan segera menindaklanjuti penempatan nama-nama yang sudah diterima.

“Itu secepatnya saya tindaklanjuti karena ini juga menjadi hal yang sangat penting agar kita semuanya betul-betul merasa memiliki negara ini,” katanya.

Pada kesempatan itu Presiden mengaku akan menaikkan pangkat pejabat tinggi TNI/Polri di Papua menjadi bintang tiga. Kenaikan pangkat akan terwujud apabila tidak ada lagi kekacauan.

Jokowi mengaku selalu memantau kinerja Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpau dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Heran Asaribab.

“Tetapi kalau belum aman jangan minta karena saya tahu beliau ini, saya ikuti sejak awal. Saya ikuti Paulus dan Herman terus,” katanya. (mar)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PAPUA

Presiden Tindaklanjuti Pemekaran Provinsi Papua Tengah

Published

on

Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja di Wamena, Papua, Senin (28/10/2019).

Adilmakmur.co.id, Wamena – Presiden Joko Widodo berjanji menindaklanjuti usulan pemekaran provinsi di Pulau Papua, yaitu Provinsi Papua Pengah, yang akan ditempatkan di pegunungan tengah Papua.

Berbicara di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Senin (28/10/2019), dia mengatakan banyak usulan pemekaran yang diterima. “Tetapi khusus untuk pegunungan tengah, akan saya tindaklanjuti,” katanya.

Berdasarkan data yang dia terima, jumlah usulan pemekaran kabupaten, kota dan provinsi yang diterima adalah 183.

Jokowi mengatakan usulan pemekaran Provinsi Pegunungan tengah Papua menjadi pekerjaan rumah setelah kembali ke Jakarta. “Begitu dibuka satu, yang lain pasti antri di depan kantor saya setiap hari. Tetapi khusus untuk pegunungan tengah, akan saya tindaklanjuti,” katanya.

Usulan pemekaran itu disampaikan saat Jokowi bertatap muka bersama tokoh-tokoh masyarakat di Hotel Grand Baliem Jayawijaya. Usai pertemuan di Hotel Grand Baliem, dia menuju bandara untuk meninggalkan Wamena. (mar)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending