Connect with us

DIGITAL

Kominfo Sebut Terlalu Cepat Melompat ke Digital Buat Hoaks Merajalela

Published

on

Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Ferdinandus Setu.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Ferdinandus Setu mengatakan proses langsung melompat ke digital membuat informasi yang diterima masyarakat menjadi sedikit sehingga membuat hoaks semakin merajalela.

“Informasi yang diterima menjadi sedikit, tapi bicaranya banyak. Itu kemudian membuat hoaks merajalela, karena kita langsung masuk ke digital dan melompati literasi membaca. Padahal membaca kita sangat kurang,” ujar pria yang juga disapa Nando itu, saat diskusi di Gedung Komisi Informasi Pusat Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Hoaks atau kabar palsu, kata Nando, telah menimbulkan demokrasi rasis berujung substansif mau melawan demokrasi prosedural yang selama ini dibangun dalam proses demokrasi bangsa.

“Itu kini jadi pergulatan kita bersama. Kemarin dalam pemilihan presiden, wakil presiden, dan anggota legislatif serentak, kita telah melihat adanya pertarungan itu,” ujar dia.

Karena itu, Nando menyarankan agar diskusi-diskusi harus terus digalakkan. Entah itu mengutamakan prosedural atau mengutamakan substansif. Karena keduanya telah berkembang di masyarakat.

Ia mengatakan dalam hal itu, ada usul amendemen kelima Undang-Undang Dasar 1945 untuk membuat jembatan (link) bagaimana kedua proses demokrasi negara ini bisa berlangsung. Hal itu harus didiskusikan mengingat amendemen terakhir terjadi 21 tahun yang lalu.

“Ada usul amendemen UUD 1945 yang sudah mengalami empat kali amendemen. Apakah amendemen terakhir sudah menyelesaikan pergulatan demokrasi ini. Kemudian dengan amendemen terakhir, jalannya demokrasi sekarang seperti apa,” kata dia.

Selain itu, hadirnya Komisi Informasi (KI) menjadi peran sentral untuk memberitahukan kalau demokrasi yang telah dibangun benar-benar ditujukan buat rakyat.

“KI menjadi peran sentral membuat tranparansi informasi publik menjadi penting bagi masyarakat dan menunjukkan betapa demokrasi benar-benar ditujukan buat rakyat,” ujar dia. (afl)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

DIGITAL

Ilham Habibie : Hoaks Adalah Tantangan Medsos

Published

on

Putra Sulung dari Mantan Presiden RI ke-3, Alm. B.J. Habibie, Ilham Habibie.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Ilham Akbar Habibie, putra sulung Presiden ketiga RI BJ Habibie mengakui bahwa hoaks dan sejenisnya menjadi tantangan seiring kian populernya penggunaan media sosial di masyarakat.

“Tantangan kita sekarang lebih ke medsos. Kalau kita menerapkan prinsip yang sama (dengan pers), akhirnya sebetulnya kembali kepada pembaca,” katanya, di Jakarta, Senin.

Hal tersebut disampaikannya usai menerima kunjungan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang menyerahkan gelar kehormatan Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia kepada mendiang Habibie.

Menurut dia, masyarakat sebagai konsumen atau pembaca harus lebih jeli dalam mengkurasi, mencerna, dan memahami setiap informasi yang didapatkan dari medsos.

Pelarangan medsos akan menjadi langkah yang kontraproduktif, kata dia, mengingat pemerintah dan masyarakat juga perlu masukan atau informasi dari berbagai sumber di era keterbukaan informasi seperti sekarang.

“Kalau kita melarang orang menyatakan pendapatnya, saya kira itu juga akan tidak memaksimalkan informasi berkualitas yang bisa kita pilih sebagai konsumen,” katanya.

Di sisi lain, diakui Ilham, melalui medsos kerapkali muncul hoaks, “fake news”, “hate speech”, “post thruth”, dan sebagainya.

“Saya kira, kalau orang menghasut pada umumnya, di manapun saja, apa saja, baik dalam bentuk tertulis atau lisan, saya pikir ada konsekuensi hukumnya,” katanya.

Artinya, kata dia, tetap ada rambu-rambu yang tidak boleh dilanggar, misalnya menyebarkan ujaran kebencian, berita bohong, apalagi hasutan terkait suku, agama, ras, antargolongan.

Ilham mengatakan setiap negara juga menerapkan rambu-rambu seiring kebebasan informasi, seperti Jerman yang melarang kaitannya dengan penyebutan Nazi.

“Saya lama di Jerman jadi saya tahu. Kalau kita menyebut hal-hal, kayak misalnya Nazi gitu, enggak boleh. Karena, itu sensitivitas histori mereka. Di Indonesia mungkin ada yang serupa, SARA misalnya,” katanya. (zhd)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DIGITAL

Apple Hadirkan Generasi Terbaru IPad dengan Harga Lebih Murah

Published

on

IPad generasi terbaru yang dipersenjatai chip A10 Fusion dan kemampuan Touch ID itu juga mendukung penggunaan Pencil dan Smart Keyboard.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Apple meluncurkan iPad generasi terbaru dengan harga lebih murah dari perangkat terdahulu dalam acara Apple Special Event, yang digelar di Auditorium Steve Jobs, Apple Park, Cupertino, California, Selasa (10/9) pagi waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Sebagai perbandingan, iPad generasi terbaru dibandrol mulai dari 329 dolar AS (sekitar Rp4,6 juta), sementara iPad Air, yang diluncurkan awal tahun ini, ditawarkan dengan harga 499 dolar AS (sekitar Rp7 juta).

“iPad terbaru ini sangat unik, bisa dibawa ke mana saja. Pertama kalinya menggunakan iPad OS dengan fondasi iOS tapi memiliki kekuatan besar untuk layar yang besar,” ujar CEO Apple, Tim Cook, dalam acara yang disiarkan secara langsung di apple.com.

iPad generasi ketujuh itu dibekali layar 10,2 inci retina display dengan tampilan 3,7 kali lebih lebar. Perangkat tersebut disebut dibekali sejumlah fitur di antaranya split view dan slide over, yang dapat digunakan untuk multi-tasking.

Ada pula fitur terbaru papan ketik bayangan di mana akan muncul papan ketik dengan ukuran mini pada ujung layar sehingga dapat memudahkan pengguna mengetik dengan satu tangan.

iPad generasi terbaru yang dipersenjatai chip A10 Fusion dan kemampuan Touch ID itu juga mendukung penggunaan Pencil dan Smart Keyboard.

Untuk pertama kalinya, Apple membuat iPad yang 100 persen dapat didaur ulang. Perangkat itu juga hadir dengan iPad OS, sistem operasi yang diumumkan Apple dalam Apple Worldwide Developers Conference (WWDC) 2019 pada Juni.

iPad generasi terbaru mulai dapat dipesan hari ini dan akan mulai tersedia di Apple Store pada 30 September. (anm)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DIGITAL

Apple Watch Series 5 Meluncur Dengan Riset Kesehatan

Published

on

Apple Watch Series 5 dibandrol mulai 399 dolar AS (sekitar Rp5,6 juta) untuk varian GPS, dan 499 dolar AS (sekitar Rp7 juta) untuk varian GPS + Celullar.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Tidak hanya iPhone, Apple juga meluncurkan jam tangan pintar terbarunya Apple Watch Series 5, sekaligus mengumumkan kerjasama dengan sejumlah organisasi dan universitas dalam riset kesehatan.

Dalam acara Apple Special Event, yang digelar di Auditorium Steve Jobs, Apple Park, Cupertino, California, Selasa (10/9) pagi waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, itu Apple menayangkan cuplikan sejumlah pengguna yang menjadi lebih bugar dengan bantuan Apple Watch.

“Sangat menginspirasi bagaimana Apple Watch membuat cerita yang luar biasa bagi penggunanya. Dampak Apple Watch akan digunakan pada riset kesehatan,” ujar CEO Apple, Tim Cook, dalam acara yang disiarkan secara langsung di apple.com.

Apple fokus pada tiga area penelitian kesehatan. Pertama, Apple Hearing Study, mengidentifikasi dan memberikan saran terhadap paparan suara di sekitar pengguna. Apple menggandeng Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Universitas Michigan untuk pengembangan riset tersebut.

Kedua, Apple Women’s Health Study, mengetahui siklus menstruasi dan kesuburan pada perempuan. Apple bekerja sama dengan National Institute of Environmental Health Sciences dan Harvard T.H. Chan School of Public Health untuk pengembangan riset tersebut.

Terakhir, Apple Heart & Movement Study, memberikan sinyal serta menganalisa saat jantung berdetak tidak seperti biasa. Apple menggandeng American Heart Association dan Brigham and Women’s Hospital untuk pengembangan riset tersebut.

Apple juga mengajak lebih banyak pengguna untuk berpartisipassi dalam riset-riset tersebut. Apple menjamin keamanan dan privasi data pengguna.

Pada Apple Watch Series 5, untuk pertama kalinya, Apple menghadirkan fitur always-on retina display pada arloji pintarnya, sehingga pengguna tidak perlu mengangkat pergelangan tangan.

Kemampuan tersebut berasal dari layar LTPO (low-temperature polycrystalline oxide) yang dapat mereduksi konsumsi daya. Apple menjanjikan all-day battery life untuk Watch Series 5.

Fitur lain yang ditanamkan pada Watch Series 5 adalah kompas, aplikasi maps, GPS, kemampuan untuk “mencari” iPhone, anti-air, deteksi jika pengguna akan jatuh, podcast, Apple Pay dan Apple Music.

Terbaru, Apple menghadirkan fitur international emergency calling di mana pengguna dapat melakukan panggilan darurat, bahkan tanpa iPhone, saat berpergian keluar negeri.

Apple Watch Series 5 dibandrol mulai 399 dolar AS (sekitar Rp5,6 juta) untuk varian GPS, dan 499 dolar AS (sekitar Rp7 juta) untuk varian GPS + Celullar.

Apple Watch Series 5 dapat dipesan mulai hari ini dan akan tersedia mulai 20 September di Apple Store.

Dengan diluncurkannya Apple Watch terbaru, dalam kesempatan tersebut Apple juga mengumumkan pemangkasan harga untuk Apple Watch Series 3, yang kini ditawarkan dengan harga 199 dolar AS (sekitar Rp2,8 juta). (arm)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending