Connect with us

KORPORASI

Kemenkop UKM Optimistis Koperasi Makin Diminati Milenial

Published

on

Sekretaris Kemenkop dan UKM, Rully Indrawan.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM optimistis ke depan, generasi milenial atau kalangan anak muda akan semakin meminati dunia koperasi sehingga soko guru perekonomian itu juga bisa semakin melesatkan kinerja perekonomian nasional.

“Saya optimistis ke depan koperasi makin diminati kalangan generasi milenial,” kata Sekretaris Kemenkop dan UKM, Rully Indrawan, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Menurut Rully Indrawan, hal tersebut antara lain karena saat ini dinilai sudah semakin banyak anak muda yang kreatif sekaligus sudah berkecimpung di dunia koperasi di Tanah Air.

Rully juga mengapresiasi penyelenggaraan berbagai aktivitas yang terkait dengan anak muda dan koperasi, seperti dengan peluncuran Koperasi Praja 2019 yang digelar di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Praja itu sendiri merupakan kompetisi jurnalistik mengenai koperasi dan kewirausahaan.

“Saya sebagai seorang akademisi sangat mendukung ajang lomba penulisan seperti ini. Apalagi, menyangkut koperasi dan kewirausahaan,” kata Rully.

Rully yang dipilih menjadi Ketua Dewan Juri PRAJA 2019 itu berharap agar sesering mungkin muncul tulisan mengenai koperasi di media massa dan media sosial.

Hal tersebut, lanjutnya, agar para generasi milenial lebih bisa lagi untuk membaca, kemudian memahami dan menekuni dunia koperasi.

Ia menambahkan, koperasi saat ini tengah berada dalam fase menghadapi tantangan untuk melakukan reposisi. “Fase ini menjadi sangat penting sebagai persiapan berikutnya menghadapi tantangan kebangkitan eksistensi organisasi koperasi,” ujarnya.

Saat ini, ujar dia, koperasi tidak lagi hanya bercirikan berbentuk badan hukum koperasi, namun harus dikembangkan dalam spirit kolaborasi yang menjadi pondasi perubahan model bisnis saat ini yakni Ekonomi Kolaborasi.

Sementara itu, Chairman Multi Inti Sarana (MIS) Group Tedy Agustiansjah menyatakan, saat ini isu revolusi industri 4.0 menuntut setiap badan usaha untuk mampu mengikuti perkembangan. Revolusi terjadi dengan fokus pada Internet of Things (IoT) dan Artificial Intellegence (AI).

Oleh karena itu, menurut Tedy, diperlukan gebrakan untuk mendorong kalangan milenial memberikan terobosan baru di dunia koperasi dan bisnis model yang memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha ke depannya.

“Kami percaya bahwa koperasi akan selalu menjadi pilar ekonomi bangsa Indonesia. Bahkan, saat ini terasa sangat relevan dengan esensi bisnis zaman now, yaitu Ekonomi Kolaborasi,” kata Tedy.

Oleh karena itu, tambah Tedy, menjadi sangat strategis untuk bisa memahami dan menempatkan koperasi dalam konteks tantangan kekinian dengan melakukan transformasi organisasi. (mrr)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KORPORASI

Mandiri Salurkan Dana Pemerintah ke Kredit Padat Karya dan Pangan

Published

on

Penyaluran kredit khusus segmen UMKM akan diarahkan ke sektor produktif. (Foto : Akurat.co)

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Bank Mandiri menggelontorkan Rp10 triliun dana pemerintah yang disalurkan untuk kredit padat karya dan ketahanan pangan karena dua sektor ini menyerap banyak tenaga kerja.

“Kami perlu segera menggerakkan seluruh sektor usaha agar dampak pandemi COVID-19 tidak berlarut-larut dan ekonomi domestik segera bangkit,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Bank BUMN ini siap menyalurkan kredit hingga tiga kali lipat dari Rp10 triliun dana pemerintah dengan rencana alokasi Rp20 triliun untuk segmen UMKM dan Rp10 triliun untuk segmen wholesale.

Dia menjelaskan penyaluran kredit khusus segmen UMKM akan diarahkan ke sektor produktif di antaranya pertanian, perkebunan, jasa dan perdagangan, industri pengolahan, pariwisata serta sektor lain yang memberikan dampak ketahanan pangan.

Sedangkan pada segmen wholesale, fokus penyaluran kredit diarahkan untuk sektor perkebunan, pertambangan dan energi, barang-barang kebutuhan konsumen (FMCG), kontraktor, BUMN Pupuk, transportasi serta logistik.

Bank pelat merah ini memanfaatkan dukungan teknologi informasi dalam proses bisnis, seperti penggunaan video call untuk membantu proses verifikasi permohonan kredit segmen wholesale dan UKM.

Selain itu, pihaknya memanfaatkan aplikasi untuk memangkas proses administrasi dalam pengajuan kredit mikro produktif agar persetujuan bisa diperoleh dalam 15 menit.

Sebagai bentuk mitigasi dalam penyaluran kredit dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini, Bank Mandiri bekerja sama dengan Jamkrindo dan Askrindo untuk menjamin kredit modal kerja yang disalurkan kepada pelaku UMKM.

Selain optimalisasi dana PEN, pihaknya juga sudah merealisasikan restrukturisasi kredit terdampak COVID-19 kepada lebih dari 500 ribu debitur ritel dan wholesale dengan nilai lebih dari Rp100 triliun hingga akhir Juni 2020. (ant)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KORPORASI

New Normal, PELNI Catat Jumlah Penumpang Mulai Meningkat

Published

on

Pelayaran Nasional Indonesia adalah maskapai pelayaran nasional Indonesia. (Foto : Instagram @pelni162)

Adilmakmur.co.id, Jakarta – PT Pelayaran Nasional Indonesia/PELNI (Persero) mencatat, setelah adanya pelonggaran perjalanan bagi penumpang, sebanyak 14.685 pelanggan telah berpergian dengan kapal penumpang sejak Mei 2020 hingga 5 Juli 2020, dan sebanyak 16.456 pelanggan yang berpergian dengan kapal perintis pada periode yang sama.

“PELNI menyambut baik adanya pembukaan akses pelabuhan dibeberapa wilayah di Indonesia. Setelah adanya pembatasan pelaksanaan kegiatan transportasi laut dan ditutupnya sejumlah pelabuhan di masa pandemi Covid-19, hingga saat ini sudah terdapat 61 Pelabuhan yang membuka aksesnya baik untuk embarkasi dan debarkasi bagi penumpang, serta 5 pelabuhan yang hanya melayani proses embarkasi,” ujar Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI (Persero), O.M. Sodikin, Selasa (7/7/2020).

Atas perkembangan itu, lanjut Sodikin, pihaknya optimis jumlah penumpang akan terus meningkat, terutama setelah mulai dibukanya kembali pelabuhan dan mulai dilakukannya kembali kegiatan operasional kapal walaupun masih secara bergantian guna menjaga efektifitas dan efisiensi kegiatan operasional.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro menyampaikan bahwa PELNI tetap mematuhi peraturan yang berlaku terkait kegiatan naik turun penumpang kapal pada setiap daerah, dan selalu menjalankan protokol kesehataan Covid-19 selama melaksanakan kegiatan operasionalnya.

Adapun saat ini Perusahaan mengoperasikan 6 kapal Penumpang, yakni KM Bukit Siguntang dengan rute Makassar – Pare-Pare – Balikpapan – Tarakan – Nunukan – Balikpapan – Pare-Pare – Makassar – Larantuka – Kupang (PP);

KM Labobar: Bitung – Ternate – Sorong – Manokwari – Serui – Jayapura – Serui – Manokwari – Sorong – Ternate – Bitung – Pantoloan – Balikpapan – Surabaya;

KM Dobonsolo: (Tg. Priok – Surabaya – Makassar – BauBau – Ambon – Sorong – Serui -Jayapura (PP).

KM Gunung Dempo: Tg. Priok – Surabaya – Makassar – Sorong – Manokwari – Wasior – Jayapura -Manokwari – Sorong – Namlea – Makassar – Surabaya – Tg. Priok;

KM Dorolonda: Tg. Priok – Surabaya – Makassar – BauBau – Namlea – Ambon – Ternate – Bitung (PP).

KM Kelimutu: Semarang – Sampit – Surabaya – Kumai – Surabaya – Sampit – Semarang – Kumai – Semarang – Karimun Jawa – Semarang – Sampit – Surabaya.

“Pada pelayaran KM Kelimutu Minggu (5/7/2020) lalu, kapal membawa 239 penumpang dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, dimana 237 penumpang turun di Pelabuhan Sampit,” ungkap Yahya.

Dari Larantuka, NTT Untuk pelayaran perdana dengan KM Bukit Siguntang, penumpang tujuan Makassar – Parepare – Balikpapan – Tarakan – Nunukan sebanyak 198 Orang. “Pemda Flores menggratiskan pemeriksaan Rapid Test untuk pelajar dan mahasiswa. Ini bukti dukungan baik dari Pemerintah Daerah untuk pelayanan masyarakat pengguna kapal PELNI,” tambah Yahya.

Beberapa kapal juga akan segera melakukan kegiatan operasionalnya, seperti KM Sinabung dijadwalkan akan beroperasi pada 8 Juli 2020 dengan rute Surabaya – Makassar – BauBau – Banggai – Bitung – Ternate – Bacan – Sorong – Manokwari – Biak – Jayapura (PP).

Terdapat dua kapal yang akan beroperasi pada 10 Juli 2020, yakni KM Kelud dengan rute Tg. Priok – Kijang – Batam – Belawan (PP), serta KM Ciremai dengan rute Semarang – Tg. Priok – Surabaya – Makassar – BauBau – Sorong – Manokwari – Biak – Jayapura – Biak – Manokwari – Sorong – Namlea – BauBau – Makassar – Surabaya – Tg. Priok.

KM Nggapulu dijadwalkan akan beroperasi pada 15 Juli 2020 dengan rute Tg. Priok – Surabaya – Makassar – BauBau – Ambon – Banda – Tual – Dobo – FakFak (PP).

Sementara untuk kapal perintis, per 6 Juli PELNI mengoperasikan sebanyak 20 kapal yakni KM Sabuk Nusantara (Sanus) 46, KM Sanus 68, KM Sanus 83, KM Sanus 80, KM Sanus 92, KM Sanus 99, KM Sanus 97, KM Sanus 106, KM Sanus 103, KM Sanus 115, KM Sanus 105, KM Sanus 90, KM Sanus 109, KM Sanus 48, KM Sanus 94, KM Sanus 69, KM Sanus 78, KM Sanus 108, KM Sanus 63, dan KM Sanus 107.

Dalam pelaksanaan kegiatan operasionalnya, PELNI juga terus mematuhi dan melaksanakan seluruh protokol kesehatan terkait pencegahan Covid-19 diatas kapal.

“Menciptakan pelayaran yang aman dan selamat merupakan komitmen kami. PELNI tetap membatasi jumlah penumpang diatas kapal, yakni sebesar 50 persen dari kapasitas. Para kru telah dilengkapi dengan APD yang wajib dipergunakan selama bertugas, dan yang paling penting adalah para penumpang wajib menyertakan surat hasil rapid test ketika akan berpergian dengan kapal PELNI. Kami terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama menjalankan kegiatan operasional,” tutup Yahya. (inf)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KORPORASI

Raih Sertifikasi Sustainability, INOV Penuhi Kriteria ESG Global

Published

on

Bisnis inti INOV yang bergerak dalam bisnis daur ulang sampah botol plastik (PET). (Foto : Jawapos.com)

Adilmakmur.co.id, Jakarta – PT Inocycle Technology Group Tbk (“INOV”), perusahaan yang mendaur ulang sampah botol plastik menjadi serat daur ulang yaitu Recycled Polyester Staple Fiber (Re-PSF), berhasil meraih sertifikasi sustainability yang diberikan oleh The Planet Mark, sebuah program sertifikasi terhadap komitmen pengembangan yang berkelanjutan menuju sustainability (keberlanjutan). Kriteria sertifkasi tersebut meliputi aspek-aspek ESG yaitu Environment (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola Perusahaan), yang mana ketiga aspek ini menjadi standar bagi investor dengan fokus keberlanjutan dalam menentukan investasi.

Direktur INOV, Victor Choi menyampaikan, “Penting bagi INOV dalam mendapatkan sertifikasi ini, karena dapat menunjukkan INOV memiliki komitmen untuk menjalankan bisnis sesuai aspek-aspek ESG. Bisnis inti INOV yang bergerak dalam bisnis daur ulang sampah botol plastik (PET) dengan tujuan menciptakan nilai ekonomi dari sampah tersebut sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan, dapat dilihat sebagai aksi nyata penerapan komitmen dalam aspek lingkungan. Dengan diraihnya sertifikasi ini, INOV akan terus berupaya menerapkan aspek-aspek ESG guna mewujudkan nilai-nilai yang berkelanjutan.”

Pada kuartal-I 2020, INOV berhasil mencatkan pendapatan yang meningkat sebesar 21% menjadi Rp133,6 miliar dari Rp110,1 miliar pada kuartal-I tahun lalu. Meningkatnya kesadaran akan kelestarian lingkungan dan tren penggunaan bahan daur ulang dalam gaya hidup dipercaya mendorong penjualan INOV.

Meskipun INOV berhasil meraih peningkatan volume penjualan, namun laba dari penjualan di kuartal ini lebih kecil dibandingkan periode yang sama di tahun lalu akibat tekanan dari harga global. Tekanan dari ekonomi global turut berimbas kepada penurunan laba INOV yang memperoleh kerugian dari selisih kurs asing.

Bergerak dalam bisnis daur ulang sampah botol plastik, INOV berusaha menghapus label Indonesia sebagai penyumbang sampah ke laut terbesar di dunia. Salah satu upaya INOV dalam mewujudkan tujuan tersebut adalah melalui aplikasi Plasticpay. “Plasticpay diciptakan untuk merubah pola pikir bahwa botol plastik yang telah dipakai bukanlah sampah, melainkan produk yang dapat diperpanjang fungsinya. Selain merubah pola pikir, Plasticpay juga diharapkan dapat mengamankan rantai pasok sampah botol plastik sebagai bahan baku Re-PSF,” sambung Victor.

Untuk memperkuat bisnisnya, INOV akan mengembangkan produk-produk lain yang berasal dari pemanfaatan Re-PSF untuk mendapatkan nilai tambah produk seperti masker non-woven dan aksesoris lainnya. Hal ini seiring dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran bahwa penggunaan barang dari bahan daur ulang adalah hal yang baik, dan ini sudah menjadi tren global. Diharapkan dengan berubahnya pola pikir masyarakat selain mendatangkan manfaat bagi INOV, juga ikut menjaga kelestarian lingkungan. (nov)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending