Connect with us

DESTINASI

AirAsia Buka Rute Kuala Lumpur – Belitung

Published

on

Untuk meramaikan rute baru ini AirAsia menawarkan tiket istimewa serendah RM79 dari Kuala Lumpur untuk anggota BIG.

Adilmakmur.co.id, Kuala Lumpur – Maskapai AirAsia, Senin, meluncurkan rute baru yang menghubungkan Kuala Lumpur ke Belitung, sebuah kepulauan surga di luar pantai timur Sumatera, Indonesia.

“Sebagai perusahaan penerbangan pertama yang menghubungkan Kuala Lumpur dan Belitung, layanan empat kali seminggu AirAsia akan dimulai pada 2 Oktober 2019,” ujar Kepala Pemasaran Regional AirAsia Amanda Woo di Kuala Lumpur, Senin (19/8/2019).

Belitung, dikelilingi lebih dari 100 pulau kecil dengan pantai yang indah dan air jernih, menawarkan wisatawan liburan pulau yang menarik dengan berbagai aktivitas air dan kecantikan alami.

“Indonesia mempunyai lebih banyak tawaran tidak hanya Bali dan Lombok saja. Belitung adalah tempat yang indah dan menakjubkan dengan potensi pariwisata yang belum dieksplorasi, dan kami berharap dengan layanan ini, semakin banyak orang akan dapat mengeksplorasi permata tersembunyi ini,” katanya.

Dia mengatakan rute baru ini juga bukti komitmen maskapainya mendukong Pemerintah Indonesia dalam usahanya untuk membangunkan 10 destinasi wisata baru.

Untuk meramaikan rute baru ini AirAsia menawarkan tiket istimewa serendah RM79 dari Kuala Lumpur untuk anggota BIG.

Waktu penerbangan di airasia.com atau aplikasi AirAsia mulai Senin ini hingga 25 Agustus 2019 untuk perjalanan antara 2 Oktober 2019 dan 28 Maret 2020 untuk menikmati tiket ini.

Belitung dikenali untuk pulau-pulau yang indah dengan pantai berpasir putih Pulau Pasir, Pulau Batu Burung Garuda, Pulau Leebong dan Pulau Batu Berlayar adalah antara pulau-pulau paling terkenal di sekitar Belitung.

Wisatawan juga bisa mengeksplorasi pengalaman taman geo yang unik di lokasi tarikan alam alami seperti Gua Kelayang, Lombong Terbuka Kelapa Kampit, Pusat Konservasi Penyu Pulau Kepayang atau Air Terjun Gurok Beraye.

Peminat fotografi harus menuju ke Danau Kaolin, sebuah danau yang indah dengan perairan lautan biru dan deposit mineral putih, atau Museum Kata Andrea Hirata, sebuah museum sastra yang dihiasi dengan warna pelangi.

Di samping rute baru ini AirAsia juga mengendalikan penerbangan harian ke Belitung dari ibukota Indonesia, Jakarta mulai 1 Oktober 2019.

AirAsia kini menghubungkan Kuala Lumpur ke 14 destinasi Indonesia lain Jakarta, Surabaya, Medan, Bali, Lombok, Yogyakarta, Pekanbaru, Pontianak, Padang, Palembang, Semarang, Makassar, Bandung dan Banda Aceh. (ags)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DESTINASI

Arief Yahya Sebut Produk Spa dan Kesehatan Bisa Dongkrak Pariwisata

Published

on

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya.

Adilmakmur.co.id, Jakarta– Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengharapkan pariwisata kesehatan Indonesia dapat terus meningkat agar dapat lebih menarik minat wisatawan mancanegara.

“Berdasarkan jumlah usaha spa dan berdasarkan jumlah wellness tourism masih berada di urutan 17. Hal ini sangat disayangkan mengingat Indonesia sebenamya memiliki kualitas produk spa dan wellness tourism yang sangat baik dan kompetitif dan bisa dikatakan terbaik di dunia,” ujar Arief Yahya di sela acara malam anugerah “SPA & Wellness Tourism Award dan Pemilihan Duta Pariwisata SPA Indonesia 2019 tingkat Nasional” di Jakarta, Senin (9/9/2019)

Ia menambahkan sebagai upaya untuk meningkatkan posisi Indonesia dalam pariwisata kesehatan dunia Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berupaya melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM), antara lain dengan melakukan sertifikasi kompetensi di bidang spa.

“Pada 2018-2019 ini, sebanyak 11.000 orang memiliki sertifikasi kompetensi di bidang Spa,” kata Arief Yahya.

Dalam kesempatan itu, Arif Yahya juga mengatakan spa merupakan bagian dari industri yang mendukung pariwisata dan ekonomi nasional. Saat ini pariwisata merupakan sektor unggulan dalam menghasilkan devisa kepada negara.

“Tahun ini pariwisata menjadi penghasil devisa terbesar mencapai 20 miliar dolar AS, berada di urutan pertama menggantikan posisi migas dan minyak kelapa sawit (CPO),” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pariwisata Spa Indonesia (YPSI) Annie Savitri mengatakan Indonesia memiliki potensi SDM yang luar biasa di sektor pariwisata. Terlebih pemerintah tengah mendorong pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan Tanah Air.

“Daya saing industri pariwisata ditentukan oleh kualitas industri dan kualitas SDM yang didasarkan pada standar usaha pariwisata dan SDM pariwisata melalui kualifikasi okupansi nasional, spa ini masuk dalam 13 bidang industri pariwisata,” katanya.

Standar usahanya, lanjut dia, juga diatur sesuai dengan Permenparekraf Nomor 24 Tahun 2014 di mana produk spa memiliki delapan standar pengelolaan spa di dalamnya.

Penyelenggaraan spa & Wellness Tourism Award 2019 Indonesia mengangkat tema “Heritage Spa Indonesia” dengan misi memperkenalkan, membudidayakan, dan menjadikan spa Indonesia terbaik di kancah internasional. (zmi)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DESTINASI

Maskapai Garuda Diharapkan Buka Kembali Rute Kupang-Sumba

Published

on

Pembukaan kembali rute tersebut dirasa perlu karena saat ini Sumba menjadi pilihan kunjungan dari para wisatawan dalam maupun luar negeri.

Adilmakmur.co.id, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor B Laiskodat meminta maskapai Garuda Indonesia kembali membuka rute Kupang-Tambolaka, Sumba Barat Daya, setelah sebelumnya menutup rute tersebut.

“Saya berharap Garuda bisa kembali membuka rutenya ke Sumba dalam rangka ikut membantu atau terlibat dalam pembangunan di NTT ini,” katanya saat menerima manajemen Garuda Indonesia di ruang kerjanya, Kupang, Kamis.

Menurut dia, pembukaan kembali rute tersebut dirasa perlu karena saat ini Sumba menjadi pilihan kunjungan dari para wisatawan dalam maupun luar negeri.

“Saya sangat mengharapkan agar Garuda segera memikirkan penerbangan ke sana, karena menurut para wisatawan, Garuda masih menjadi armada yang sangat nyaman untuk digunakan,” ungkap mantan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem itu.

Di samping itu Viktor memastikan bahwa ke depan NTT akan berkembang pesat, karena memiliki potensi yang luar biasa kaya, yang saat ini sedang dikerjakan dengan serius.

NTT akan mengekspor ikan mentah, sehingga meminta Garuda ikut terlibat aktif dalam pembangunan di wilayahnya, kata Viktor.

Tahun depan NTT juga akan menambah satu bandara menjadi bandara internasional sehingga dua bandara internasional akan berada di NTT yakni El Tari Kupang dan Komodo di Labuan Bajo.

“Garuda harus tetap meningkatkan kualitas pelayanan agar mampu bersaing dengan maskapai lain yang akan berada di bandara internasional ini. Nah pembukaan kembali rute ke Sumba itu juga akan sangat penting,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi menceritakan pengalamannya saat ditanya wisatawan di Pulau Sumba.

“Ketika berkunjung ke Sumba, saya ditanya oleh beberapa wisatawan, berkaitan tidak beroperasinya lagi Garuda Indonesia ke Pulau Sumba. Saat itu, saya katakan bahwa mereka (Garuda) akan kembali ke sini dalam waktu dekat,” tambah dia. (krk)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DESTINASI

Kemajuan Teknologi Mudahkan Industri Kuliner Lakukan Pemasaran

Published

on

Untuk memenangkan persaingan, pelaku usaha harus memahami tiga kata kunci dalam mengembangkan suatu merek atau "brand", yakni digital, sosial, dan mobile.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Pengamat pemasaran Hermawan Kertajaya menilai bahwa kemajuan teknologi memudahkan industri kuliner melakukan pemasaran sehingga dapat berkembang lebih cepat dibandingkan industri lain.

“Industri kuliner cukup endorsement lewat ‘smartphone’ (gawai pintar). Kita tahu perputaran marketing melalui gawai sangat cepat sehingga industri itu dapat berkembang lebih cepat,” ujar Hermawan Kertajaya yang juga Founder & Chairman MarkPlus, Inc usai seminar “ASEAN Marketing Summit” di Jakarta, Kamis.

Baginya, lanjut dia, kemajuan teknologi tak terhindarkan lagi mengingat budaya masyarakat sudah berubah seiring dengan tingginya adaptasi teknologi di masyarakat. Efektivitas pemasaran melalui gawai pintar juga sangat cepat dibandingkan dengan pemasaran secara konvensional, termasuk dalam industri kuliner.

Kendati demikian, ia mengatakan, untuk memenangkan persaingan, pelaku usaha harus memahami tiga kata kunci dalam mengembangkan suatu merek atau “brand”, yakni digital, sosial, dan mobile.

“Perkembangan teknologi sangat cepat, bahkan terkadang sulit untuk dikejar. Untuk itu sebuah brand harus pahami tiga kata kunci, yakni digital, social, dan mobile,” katanya.

Ia menambahkan ketiga kata kunci itu harus dipahami mengingat kegiatan sosial saat ini tidak hanya terjadi secara offline, tapi juga online melalui media sosial.

“Dan itu terjadi secara mobile, hanya lewat perangkat ‘smartphone’. Jadi sekarang banyak sekali aktivitas seseorang didorong dan dilakukan secara digital,” katanya.

Perkembangan teknologi, lanjut Hermawan Kartajaya, juga akan berdampak positif pada industri perjalanan pariwisata yang akhirnya menambah aktivitas perdagangan dan investasi menjadi lebih baik.

“Pariwisata merupakan ‘gate opener’, bagi sektor perdagangan dan investasi,” ujar Hermawan Kertajaya.

Menurut dia, suatu daerah akan berkembang ekonominya jika sektor pariwisatanya maju. Dampak selanjutnya dari kemajuan pariwisata akan terasa pada produk -produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang akhirnya mengundang investor untuk berinvestasi.

“Kalau suatu daerah tidak bisa menarik atau mengembangkan pariwisata maka produk lokal susah dijual dan susah menarik investasi. Rugi kalau pariwisata tidak dijadikan ‘gate opener’,” ucapnya. (zbf)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending