Connect with us

SEKTOR RIIL

Kemenperin Lahirkan 6 Hasil Litbang Terbaik Tahun Ini

Published

on

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melahirkan enam hasil penelitian dan pengembangan (litbang) terbaik tahun ini yang akan diberi penghargaan dalam program Litbang Unggulan 2019.

Hasil litbang tersebut diharapkan memiliki kontribusi dalam menjawab permasalahan industri.

“Kami juga berharap Litbang Unggulan mampu meningkatkan nilai tambah bagi komoditas domestik, dan mengurangi ketergantungan pada produk impor,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kemenperin Ngakan Timur Antara di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Tahun ini terpilih enam hasil litbang terbaik yang sesuai dengan tujuan tersebut, yaitu Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Medan dengan judul Rekayasa dan Rancang Bangun Heavy Duty Coupling Produk Industri Kecil Menengah untuk Pabrik Kelapa Sawit.

“Penemuan ini guna meningkatkan efisiensi produksi dan menekan nilai impor pada komponen mesin yang digunakan oleh PKS di Indonesia,” ujar Ngakan.

Menurut Ngakan, industri kelapa sawit nasional masih mengandalkan produk impor dalam pengadaan beberapa komponen alat prosesnya, salah satunya yaitu Heavy Duty Coupling.

Selanjutnya, Balai Besar Kerajinan dan Batik dengan mendapatkan dua hasil litbang terbaik, yaitu Perancangan Aplikasi Pembeda Produk Batik dan Tiruan Batik menggunakan Tensor Flow, Batik Analyzer.

Penemuan tersebut yakni sebuah aplikasi yang mengadopsi teknologi Artificial Intelligence (AI), berupa machine learning di mana sistem dapat dilatih untuk membedakan produk batik dan produk tiruan batik.

Judul lainnya Limbah Kulit Buah Kakao Untuk Pewarna Batik, yakni limbah kulit buah kakao yang selama ini belum banyak dimanfaatkan dapat menjadi produk yang lebih bernilai untuk keperluan bahan pewarna alami batik.

Kemudian, Balai Besar Kimia Kemasan dengan judul Antioksidan dan Wound Healing dari Ekstraksi Spirulina sp sebagai Bahan Sediaan Kosmetik, di mana berdasarkan analisa dari percobaan ekstaksi yang dilakukan, menunjukkan antioksidan tersebut berpotensi digunakan sebagai bahan untuk mempercepat penyembuhan luka (wound healing) dengan meningkatkan pertumbuhan sel sehingga regenerasi sel pada kulit yang mengalami kerusakan akan tumbuh lebih cepat.

Sementara itu, Balai Besar Pulp dan Kertas dengan judul Furfural dari Proses Pembuatan Pulp, cairan prehydrolized liquor (PHL) yang dihasilkan di industri dissolving pulp masih banyak mengandung hemiselulosa dan belum banyak dimanfaatkan.

“Penelitian ini memanfaatkan cairan PHL untuk mendapatkan furfural yang dapat menjadi bahan baku industri farmasi yang selama ini hanya didapatkan dari impor,” ungkap Ngakan.

Terakhir, Balai Besar Tekstil dengan judul Xanthan Gum dari Xanthomonas Campestris Sebagai Pengental Untuk Aplikasi Proses Pencapan Tekstil, di mana selama ini pengental yang umum digunakan pada proses pencapan tekstil adalah sodium alginate.

“Bahan tersebut digantikan dengan Xanthan Gum dengan media ampas tahu yang memiliki hasil kualitas printing warna yang lebih baik,” papar Ngakan.

Ngakan berharap, melalui penghargaan ini, diharapkan dapat memotivasi para inventor lain untuk terus berkarya dan menumbuhkan semangat nasionalisme. (spg)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SEKTOR RIIL

Indonesia Inisiasi Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan Asia

Published

on

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) Moeldoko (tengah) memaparkan rencana ajang Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) 2020 pada 12-14 Maret 2020 di Jakarta, Kamis (9/1/2020).
Adilmakmur.co.id, Jakarta – Indonesia siap menginisiasi kolaborasi antarnegara dan antarpebisnis di kawasan Asia untuk membangun kemandirian pertanian dan ketahanan pangan Asia melalui Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) 2020 yang akan digelar di Jakarta, Maret mendatang.

“Peran dan posisi Asia dalam produksi pertanian global sangat besar. Kolaborasi akan membangun ketahanan pangan negara-negara Asia dan menjamin ketersediaan pangan dunia,” ujar Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) Moeldoko, yang menginisiasi ASAFF di Jakarta, Kamis (9/1/2020).

ASAFF kedua akan diselenggarakan pada 12-14 Maret 2020 di JCC, dan dijadwalkan dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Melalui ASAFF, lanjutnya, sinergi dan kolaborasi tersebut diharapkan dapat diwujudkan untuk memenuhi kebutuhan pangan di Asia dan menjadi penyuplai utama pangan dunia.

Menurut dia, ASAFF diinisiasi untuk membangun solusi sinergi dan kolaborasi para pelaku sektor pertanian membangun kemandirian pertanian dan ketananan pangan pertanian di kawasan Asia.

Forum pertanian Asia dibentuk pada ASAFF 2018 yang dibuka Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara dan pamerannya digelar di Jakarta Convention Center (JCC).

“ASAFF adalah event berskala internasional yang menjadi forum pertemuan pemangku kepentingan pertanian untuk membahas isu-isu strategis pertanian di kawasan Asia dan membangun kerjasama Government to Govverment (G2G) dan Business to Business (B2B) dalam kebijakan pertanian, budidaya pertanian, teknologi pertanian, dan bisnis sektor pertanian, dalam arti luas pertanian, perikanan, peternakan,” ujar Moeldoko yang juga Kepala Staf Presiden Republik Indonesia.

ASAFF 2020 mengusung tema: “Asian Agriculture Colaboration in Global Economic Comptetition”. Ada tiga hal strategis yang menjadi isu utama dunia saat ini dan ke depan, yaitu: Pangan, Air, dan Energi.

“Indonesia dan kawasan Asia memiliki peran strategis mengingat potensi dan sumber daya alam mendukung untuk memenuhi kebutuhan pangan, air, dan energi dunia, khususnya memenuhi kemandirian di kawasan Asia,” kata Moeldoko.

ASAFF 2020, tambahnya, berusaha mengurai permasalahan-permasalahan tersebut, khususnya terkait dengan sektor pertanian dan ketahanan pangan di kawasan Asia.

Melalui Pameran, Konferensi, Forum Agrobisnis, diharapkan terjadi jalinan kerjasama antarnegara dan antarbisnis di kawasan Asia.

Ketua Panitia ASAFF 2020, Rifqinizamy Karsayuda selain membahas peluang kolaborasi pertanian di kawasan Asia, ASAAF 2020 juga mengusung potensi generasi muda terlibat dalam sektor pertanian melalui smart farming dan digital farming.

ASAFF 2020 diharapkan juga mampu mencetak transaksi bisnis pertanian di kawasan Asia. Berdasarkan data ASAFF 2018, banyak perusahaan-perusahaan di Indonesia dan Asia yang menjajaki kerjasama antar korporasi membangun sinergi bisnis di kawasan Asia.

“Diharapkan tahun ini apa yang sudah dijajaki bisa direalisasikan dalam aksi bisnis dengan kolaborasi strategis” ujarnya. (sub)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Bahlil Berharap Dubes Indonesia Promosikan Iklim Investasi RI

Published

on

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia.
Adilmakmur.co.id, Jakarta – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta para Duta Besar Indonesia dapat meningkatkan sinergitas untuk mempromosikan iklim investasi RI di negara-negara tempat mereka bertugas.

“Kami minta sinergitas dalam rangka promosi investasi di negara-negara di mana mereka bertugas untuk Indonesia,” katanya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Bahlil mengatakan pihaknya telah memberikan sosialisasi tentang kebijakan investasi di pemerintahan Presiden Joko Widodo periode kedua kepada para Duta Besar Indonesia.

“Kami sosialisasikan kepada Dubes karena mereka ini adalah ‘Presiden RI’ di mana dia bertugas,” ujarnya.

Bahlil menjelaskan BKPM telah mempresentasikan terkait Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha sebab hal tersebut merupakan fokus dari pemerintahan saat ini.

Ia menuturkan melalui Inpres tersebut mampu mempermudah para investor untuk berinvestasi di Indonesia sebab dalam mengurus perizinan telah mendapat kepastian, kemudahan, dan efisiensi.

“Saya menjelaskan bagaimana Inpres Nomor 7 bahwa pendelegasian seluruh kewenangan perizinan usaha sudah di BKPM. Nah jadi mengawalinya di BKPM mengakhirinya juga di BKPM,” katanya.

Dia berharap melalui sinergi antara pemerintah dan para Duta Besar Indonesia dalam mempromosikan iklim investasi Indonesia maka akan bisa menarik investor asing ke tanah air.

“Agar kebijakan Presiden lewat Inpres itu bisa tersosialisasikan sampai ke tingkat bawah supaya ada kesepahaman yang komprehensif antara kementerian dan lembaga di Indonesia dengan para Dubes yang bertugas di luar negeri,” katanya. (afh)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Erick Thohir akan Gabungkan Semua Rumah Sakit BUMN Jadi Satu Holding

Published

on

Menteri BUMN, Erick Thohir.
Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir akan menggabungkan seluruh rumah sakit anak usaha BUMN menjadi sebuah holding dalam rangka meningkatkan pelayanan rumah sakit BUMN menjadi terkemuka dan dipercaya publik.

“Rumah sakit anak usaha BUMN akan dibikin holding daripada untuk apa misalnya Pertamina fokus bisnis rumah sakit, padahal bisnis utama minyak dan gas bumi,” kata Erick di Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Erick mengatakan rencana pembentukan holding rumah sakit ini akan menjadi konsolidasi yang baik dan bisnis yang dapat progresif serta bersaing.

“Struktur holding rumah sakit ini masih dibahas, yang pasti akan ada holding rumah sakit dengan para pemiliknya nanti BUMN-BUMN yang punya rumah sakit,” ujarnya.

Menurut Menteri BUMN tersebut, nantinya rumah sakit-rumah sakit yang tergabung dalam holding tersebut akan ditingkatkan pelayanan dan keahliannya.

“Masak current defisit kita di kesehatan cukup tinggi sekitar enam miliar dolar AS. Jadi banyak masyarakat Indonesia yang melakukan pemeriksaan kesehatan di luar negeri,” kata Erick.

Sedangkan industri kesehatan di Indonesia, lanjut dia, belum dipercaya sehingga harus ditingkatkan. Rumah Sakit BUMN bisa ditingkatkan menjadi rumah sakit yang bisa dipercaya dan terkemuka.

Holding rumah sakit BUMN ini, kata Erick, tidak akan membunuh rumah sakit swasta dan tentunya holding rumah sakit BUMN akan bersaing secara sehat dengan rumah sakit swasta.

Selain akan menggabungkan rumah sakit anak usaha ke dalam satu holding, Kementerian BUMN juga berencana akan memasukkan semua hotel yang menjadi anak-anak perusahaan BUMN ke sebuah perusahaan BUMN yang berstatus terbuka.

Hotel-hotel yang akan disatukan itu, rencananya akan dimasukkan ke perusahaan BUMN yang berstatus terbuka atau telah melantai di bursa saham

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan akan mencari perusahaan BUMN berstatus terbuka mana yang cocok mengelola hal tersebut, dan selama ini kurang maksimal. (aji)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending