Connect with us

KORPORASI

Produk Kerajinan Ramaikan Bazaar di Kedutaan Besar Indonesia di Amman

Published

on

Kedutaan Besar Indonesia di Amman berpartisipasi pada acara Bazar Amal Tahunan ke-39 yg diselenggarakan Al Husein Society for Training and Inclusion.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Kedutaan Besar Indonesia di Amman berpartisipasi pada acara Bazar Amal Tahunan ke-39 yg diselenggarakan Al Husein Society for Training and Inclusion, pada 7 Desember 2018, di Dunes Club Amman, Yordania.

Lebih dari 30 perwakilan diplomatik dan organisasi kemanusiaan ikut berpartisipasi pada acara tahunan yang ditujukan sebagai penggalangan dana bagi Organisasi AHS dalam membantu anak-anak penderita disabilitas di Yordania, berdasarkan keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (9/12/2018).

Acara dibuka Presiden AHS, Putri Majda Raad, yang menyampaikan penghargaan kepada seluruh korps diplomatik yg telah berpartisipasi pada bazar amal tahun ini.

Kegiatan ini dilakukan setiap tahun untuk mendukung program AHS, meliputi penyelenggaraan program rehabilitas dan pendidikan inklusif agar para anak penyandang disabilitas mampu hidup mandiri dan memperoleh kesempatan yang sama di dunia kerja.

Seperti pada bazar amal sebelumnya, Kedutaan Besar Indonesia di Amman menjual berbagai macam kerajinan tangan tradisional, di antaranya angklung, ukiran wayang, topeng, tas, serta kerajinan bermotif batik.

Gerai Kedutaan Besar Indonesia di Amman mendapat perhatian khusus dari Putri Majda karena kemeriahan dan keunikan barang yang ditampilkan.

Ia menyampaikan kekagumannya terhadap kekayaan budaya Indonesia dan membeli sejumlah barang kerajinan dari gerai Indonesia.

Seluruh hasil penjualan dari bazar ini disumbangkan kapada AHS sebagai bentuk dukungan Indonesia dalam membantu penyandang disabilitas di Yordania.

Kepala perwakilan Indonesia di Yordania memastikan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dan pelibatan mereka dalam pembangunan di negara kerajaan itu.

Partisipasi Kedutaan Besar Indonesia di Amman dalam berbagai kegiatan bazar dan kemanusiaan di Yordania, selain dimaksudkan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara, juga digunakan sebagai ajang promosi seni budaya dan juga produk-produk Indonesia kepada masyarakat Yordania. (zis)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KORPORASI

Raih Sertifikasi Sustainability, INOV Penuhi Kriteria ESG Global

Published

on

Bisnis inti INOV yang bergerak dalam bisnis daur ulang sampah botol plastik (PET). (Foto : Jawapos.com)

Adilmakmur.co.id, Jakarta – PT Inocycle Technology Group Tbk (“INOV”), perusahaan yang mendaur ulang sampah botol plastik menjadi serat daur ulang yaitu Recycled Polyester Staple Fiber (Re-PSF), berhasil meraih sertifikasi sustainability yang diberikan oleh The Planet Mark, sebuah program sertifikasi terhadap komitmen pengembangan yang berkelanjutan menuju sustainability (keberlanjutan). Kriteria sertifkasi tersebut meliputi aspek-aspek ESG yaitu Environment (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola Perusahaan), yang mana ketiga aspek ini menjadi standar bagi investor dengan fokus keberlanjutan dalam menentukan investasi.

Direktur INOV, Victor Choi menyampaikan, “Penting bagi INOV dalam mendapatkan sertifikasi ini, karena dapat menunjukkan INOV memiliki komitmen untuk menjalankan bisnis sesuai aspek-aspek ESG. Bisnis inti INOV yang bergerak dalam bisnis daur ulang sampah botol plastik (PET) dengan tujuan menciptakan nilai ekonomi dari sampah tersebut sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan, dapat dilihat sebagai aksi nyata penerapan komitmen dalam aspek lingkungan. Dengan diraihnya sertifikasi ini, INOV akan terus berupaya menerapkan aspek-aspek ESG guna mewujudkan nilai-nilai yang berkelanjutan.”

Pada kuartal-I 2020, INOV berhasil mencatkan pendapatan yang meningkat sebesar 21% menjadi Rp133,6 miliar dari Rp110,1 miliar pada kuartal-I tahun lalu. Meningkatnya kesadaran akan kelestarian lingkungan dan tren penggunaan bahan daur ulang dalam gaya hidup dipercaya mendorong penjualan INOV.

Meskipun INOV berhasil meraih peningkatan volume penjualan, namun laba dari penjualan di kuartal ini lebih kecil dibandingkan periode yang sama di tahun lalu akibat tekanan dari harga global. Tekanan dari ekonomi global turut berimbas kepada penurunan laba INOV yang memperoleh kerugian dari selisih kurs asing.

Bergerak dalam bisnis daur ulang sampah botol plastik, INOV berusaha menghapus label Indonesia sebagai penyumbang sampah ke laut terbesar di dunia. Salah satu upaya INOV dalam mewujudkan tujuan tersebut adalah melalui aplikasi Plasticpay. “Plasticpay diciptakan untuk merubah pola pikir bahwa botol plastik yang telah dipakai bukanlah sampah, melainkan produk yang dapat diperpanjang fungsinya. Selain merubah pola pikir, Plasticpay juga diharapkan dapat mengamankan rantai pasok sampah botol plastik sebagai bahan baku Re-PSF,” sambung Victor.

Untuk memperkuat bisnisnya, INOV akan mengembangkan produk-produk lain yang berasal dari pemanfaatan Re-PSF untuk mendapatkan nilai tambah produk seperti masker non-woven dan aksesoris lainnya. Hal ini seiring dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran bahwa penggunaan barang dari bahan daur ulang adalah hal yang baik, dan ini sudah menjadi tren global. Diharapkan dengan berubahnya pola pikir masyarakat selain mendatangkan manfaat bagi INOV, juga ikut menjaga kelestarian lingkungan. (nov)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KORPORASI

Garuda Terperosok, Keluar Landasan Bandara Sultan Hasanuddin

Published

on

Pesawat Garuda Indonesia tergelincir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan Rabu (2/7/2020) malam. (Foto : Antaranews.com)

Adilmakmur.co.id, Makassar – Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 613 tergelincir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, ketika akan tinggal landas menuju Jakarta pada malam ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Rabu (2/7/2020) malam, diketahui pesawat milik perusahaan berplat merah itu yang keluar dari landasan pacu itu berjenis Airbus A330.

Menanggapi insiden tersebut, External Communications Manager Garuda Indonesia Dicky Irchamsyah mengatakan pihaknya akan mencari tahu penyebab pesawat itu keluar dari landasan pacu.

“Kami akan meng-update terkait kabar tersebut,” katanya.

Kendati demikian dugaan sementara, pesawat tersebut terperosok ke luar landasan ketika berbalik arah hendak terbang.

Sementara itu Humas Angkasa Pura 1 (AP1) Iwan Risdianto mengatakan pesawat Garuda Indonesia keluar jalur saat akan terbang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

“Jadi sebenarnya bukan tergelincir, namun keluar landasan, out of runway saat akan take off,” papar Iwan.

Dari hasil peninjauan di lapangan, lanjut dia, dalam peristiwa ini semua penumpang selamat dan tidak ada yang terluka. (ant)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KORPORASI

Mendag Lepas Kontainer Ekspor Mayora Group di Tengah Pandemi

Published

on

Menteri Perdagangan Lepas Kontainer Ekspor Mayora Group. (Foto : Instagram @kemendag)

Adilmakmur.co.id, Tangerang – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto optimistis ekspor produk makanan dan minuman (mamin) dapat bertahan dan berkembang di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Optimisme ini salah satunya ditunjukkan oleh keberhasilan Mayora Group yang terus meningkatkan capaian ekspornya.

Hal ini disampaikan Mendag saat melepas kontainer ekspor ke-4.000 Mayora Group periode Juni 2020 dengan total nilai Rp1,07 triliun. Pelepasan kontainer ekspor ini berlangsung pada Selasa (30/6/2020), di lokasi pabrik Mayora Group, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Dengan pelepasan kontainer ke-4.000 Mayora Group periode Juni 2020 dengan nilai Rp 1,07 triliun, diharapkan produk mamin Indonesia semakin eksis dan dikenal, tidak hanya di kancah domestik namun juga di seluruh dunia dan dapat diikuti pelaku usaha lainnya di Indonesia,” ujar Mendag.

Mendag juga menyampaikan apresiasi kepada Mayora Group. “Kami menyampaikan penghargaan dan ucapan selamat kepada Mayora Group yang mencatatkan prestasi luar biasa dengan keberhasilannya mengirimkan kontainer ke-4.000 pada periode Juni 2020 di masa sulit dan penuh tantangan seperti ini. Keberhasilan ini tentunya memberikan kontribusi yang berarti bagi kinerja ekspor nasional,” ungkap Mendag.

Dengan pelepasan kontainer ekspor ke-4.000 periode Juni 2020 ini, maka sepanjang Januari-Juni 2020, Mayora Group telah mengekspor sebanyak 17.000 kontainer. “Prestasi tersebut merupakan hal positif yang perlu kita pertahankan ke depannya,” imbuh Mendag. Selain itu, Mendag juga menyampaikan rasa bangganya karena beberapa produk Mayora, seperti Torabika dan Kopiko telah meraih pencapaian yang luar biasa di negara-negara lain. Bahkan permen kopiko merupakan produk permen kopi nomor satu di Filipina, Vietnam, Malaysia, India, kawasan Afrika dan Timur Tengah, hingga Amerika Serikat. Produk kopi kemasan dari Mayora juga menjadi pemimpin pasar di Filipina dengan menguasai pangsa pasar sebesar 46 persen.

Secara umum pandemi Covid-19 telah berdampak pada sektor perdagangan di seluruh dunia. Namun, lanjut Mendag, beberapa sektor produk ekspor seperti pertanian, kesehatan, dan mamin olahan masih memiliki peluang yang besar untuk terus tumbuh.

Saat ini kesadaran konsumen akan produk mamin yang higienis dan baik bagi imun tubuh terus meningkat. “Untuk itu, diperlukan strategi khusus dalam memasarkan produk yang inovatif dan berkualitas, bermutu, serta memiliki produktivitas yang efisien dalam rantai nilai produksi.

Hal ini akhirnya dapat menghasilkan produk yang kompetitif di pasar internasional,” kata Mendag. Mendag menyampaikan, Kementerian Perdagangan terus mendukung pelaku usaha dalam meningkatkan ekspor produk Indonesia. Untuk itu, Kementerian Perdagangan telah menyiapkan beberapa strategi untuk peningkatan ekspor.

Sejumlah strategi di antaranya dengan mempermudah dan mempercepat pelayanan penerbitan surat keterangan asal (SKA) barang ekspor melalui penerapan affixed signature dan stamp; menerapkan otentikasi otomatis dalam proses perizinan ekspor bagi eksportir yang memiliki reputasi; serta meningkatkan kecepatan layanan ekspor-impor dan pengawasan melalui National Logistic Ecosystem (NLE).

Selain itu, Kementerian Perdagangan juga melakukan peningkatan fasilitasi dan pelayanan informasi ekspor, promosi ekspor dan penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) secara virtual melalui perwakilan perdagangan; peningkatan pelatihan calon eksportir secara virtual; serta mengusulkan insentif berupa asuransi, kredit ekspor, dan pembiayaan lainnya melalui lembaga pembiayaan ekspor bagi eksportir terdampak Covid-19.

Sementara itu, Presiden Direktur Mayora Group Andre Sukendra Atmadja menyampaikan, Mayora Group berkomitmen turut membangun perekonomian Indonesia, baik melalui bisnis dalam negeri, maupun berkontribusi dengan melakukan ekspor menggunakan merek Indonesia. (dag)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending